Senin
31 Agustus 2026 | 4 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Lebaran di Tengah Gejolak Global, Bupati Ony Tekankan Pentingnya Kemandirian

IMG-20260326-WA0029_copy_750x499

NGAWI – Perayaan Lebaran tahun 2026 dirasakan berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Di tengah situasi geopolitik global yang memanas akibat konflik di Timur Tengah, dampaknya mulai terasa hingga ke daerah.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menilai kondisi tersebut harus disikapi dengan kesiapan dan kesadaran bersama. Menurutnya, kemandirian masyarakat menjadi kunci penting untuk menghadapi ketidakpastian global.

Ia menyebut, momentum Ramadan dan Idulfitri seharusnya dimaknai sebagai waktu untuk refleksi diri atau muhasabah, sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat dari berbagai sektor.

“Situasi global ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk mawas diri. Ramadan (lalu) menjadi momentum evaluasi, bagaimana kita menyiapkan masyarakat agar lebih mandiri,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Kemandirian Pertanian Hingga Penyediaan Air Bersih
Bupati Ony menjelaskan, upaya kemandirian perlu dibangun di berbagai sektor, mulai dari pertanian, energi, hingga pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih. Pemerintah Kabupaten Ngawi, kata dia, telah mulai mendorong berbagai inisiatif berbasis kemandirian tersebut.

“Di Ngawi kita dorong kemandirian di sektor pertanian, energi alternatif seperti kompor biomassa, hingga penyediaan air bersih. Semua itu mulai kita biasakan di masyarakat,” jelas Bupati Kader PDI Perjuangan itu.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menghidupkan kembali nilai-nilai gotong royong di tengah masyarakat. Program seperti perbaikan rumah tidak layak huni secara swadaya menjadi salah satu contoh penguatan solidaritas sosial.

“Gotong royong, kerja bakti, dan empati sosial harus terus ditumbuhkan. Ini bagian dari karakter masyarakat kita yang harus dijaga,” katanya.

Bupati Ony menilai, selama ini masyarakat cenderung terlena dengan pertumbuhan ekonomi makro, sehingga kurang siap menghadapi tekanan global. Ketergantungan terhadap pihak luar, termasuk impor, dinilai menjadi tantangan yang harus diantisipasi.

“Kalau semua kebutuhan dipenuhi dari luar, ketika terjadi gangguan pasokan atau harga naik, kita akan kesulitan. Padahal kita punya sumber daya yang besar,” tegasnya.

Menurutnya, penguatan sumber daya manusia (SDM) dan karakter masyarakat menjadi hal penting agar tidak terjebak dalam pola hidup instan dan ketergantungan.

“Ini saatnya kita kembali ke nilai-nilai dasar, memperkuat kemandirian, dan menjaga kebersamaan. Kalau itu hilang, bukan hanya ekonomi yang terdampak, tapi juga peradaban kita,” pungkas Bupati Ony. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Surabaya Kite Festival Naik Kelas, Eri Targetkan Hadiah Rp100 Juta Tahun Depan

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana meningkatkan skala kompetisi Surabaya Kite Festival pada ...
KABAR CABANG

Serunya Ratusan Anak di Pamekasan Ikuti Lomba Mewarnai PDIP, Asah Kreativitas dan Jiwa Demokrasi Sejak Dini

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar lomba mewarnai tingkat PAUD, TK/RA, dan SD/MI. Gelaran ...
KABAR CABANG

Jadi Juara Pemilu 2024, PDI Perjuangan Ngantru Komitmen Jaga Kesolidan

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, masa bakti 2026-2031 ...
KRONIK

Apresiasi Kerja Bakti Nasional LDII, Bupati Fauzi: Rawat Semangat Gotong Royong

SUMENEP – Sebanyak 200 orang turun ke lapangan untuk membersihkan area pasar dan makam di Desa Paberasan, Kecamatan ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Boyolangu Tergetkan Menang Tebal pada Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...
KABAR CABANG

140 Pelajar Bubutan Terima PIP, PDIP Ingatkan Bantuan Bukan untuk Kepentingan Orang Tua

SURABAYA — Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterima pelajar harus benar-benar digunakan untuk kebutuhan ...