Rabu
03 Juni 2026 | 4 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Lagi, Indah Kurnia Sosialisasi Transaksi Non Tunai QRIS

pdip-jatim-dpr-ri-060821-indah-kurnia-a

SURABAYA – Anggota Komisi XI DPR RI, Indah Kurnia, terus menyosialisasikan pentingnya transaksi non tunai melalui sistem pembayaran scan barcode Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) kepada para pelaku UMKM di Surabaya dan Sidoarjo.

Kali ini, sosialisasi dilaksanakan secara virtual. Acara diikuti para pelaku UMKM dan sejumlah milenial. Acara diselenggarakan oleh Yayasan Indonesia Wani Kreatif bersama Tim Rumah Aspirasi Indah Kurnia dan Bank Indonesia.

Sosialisasi juga disaksikan Kepala Kantor Perwakilan BI Jatim, Budi Hanoto dan seluruh jajaran pimpinan. Tidak itu saja, Kepala KPw BI Jatim sebelumnya yang telah purna tugas, Difi Ahmad Johansyah, juga hadir dalam acara. Hal ini membuat Indah Kurnia terharu. Sebab, Difi Ahmad Johansyah juga sahabat Indah Kurnia.  

Menurut Indah Kurnia, transaksi non-tunai via QRIS menjadi metode pembayaran yang aman dan cepat. Apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti ini, kata dia, transaksi QRIS sebagai metode pembayaran yang aman dalam mencegah penyebaran virus Corona. Sebab transaksi tanpa melalui kontak langsung.

“Semua UMKM harus segera memiliki QRIS, sebab QRIS sangat bermanfaat dalam proses transaksi keuangan,” kata wakil rakyat dari PDI Perjuangan ini, Kamis (5/8/2021).

Asisten Manajer Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Rolly Satrio Nugroho mengatakan, salah satu keuntungan menggunakan QRIS adalah para pelaku UMKM bisa mendapatkan portofolio dari setiap transaksi tanpa perlu mencatatkannya secara manual.

“Hal ini penting bagi UMKM yang berkeinginan untuk mengakses permodalan ke Bank,” tegasnya.

Untuk menggunakan QRIS, lanjut Satiro, para pelaku UMKM tidak memerlukan dukungan perangkat Smartphone dengan spesifikasi tinggi, sebab QRIS bukanlah sebuah aplikasi melainkan sebuah barcode.

“QRIS bukanlah sebuah aplikasi, melainkan sebuah kanal pembayaran berbentuk barcode yang menyatukan semua platform pembayaran digital,” terangnya.

Untuk diketahui, QRIS adalah standar kode QR nasional untuk memfasilitasi pembayaran kode QR di Indonesia. QRIS diluncurkan Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) pada 17 Agustus 2019.

Dengan QRIS, seluruh aplikasi pembayaran dari Penyelenggara manapun baik bank dan nonbank yang digunakan masyarakat, dapat digunakan di seluruh toko, pedagang, warung, parkir, tiket wisata, donasi (merchant) berlogo QRIS. Meskipun penyedia QRIS di merchant berbeda dengan penyedia aplikasi yang digunakan masyarakat. (hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...
SEMENTARA ITU...

Dari Istana Gebang hingga Makam Bung Karno, Pelajaran yang Tak Ditemukan di Buku

Puluhan siswa SD Bangle 02 Blitar mengikuti outing class sejarah ke Istana Gebang, Perpustakaan Bung Karno, dan ...
KABAR CABANG

Erma PDIP Tegaskan Pancasila Sebagai Penuntun Kebijakan dan Kontrol Pemerintahan

TULUNGAGUNG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, menegaskan bahwa seluruh kader Partai ...
SEMENTARA ITU...

Saat Rombong Es Teh Bantuan Bupati Kediri Datang, Harapan Baru Mbah Mari Ikut Tiba

Mbah Mari, warga Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kediri, tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya setelah menerima ...