Minggu
09 Agustus 2026 | 6 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kusnadi Imbau Penegakan Aturan PPKM Darurat dengan Cara Humanis

pdip-jatim-kusnadi-170721

SURABAYA – Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Kusnadi mengatakan, dalam penegakan aturan-aturan selama berlangsungnya masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, petugas seharusnya lebih mengutamakan pendekatan secara humanis.

Menurutnya  PPKM Darurat yang hampir dua pekan berjalan telah membuat banyak masyarakat maupun aparat kelelahan.

“Karena lelah, aparatur pelaksana yang ditugaskan memantau pelaksanaan PPKM Darurat di beberapa daerah ini, kemudian kadang memunculkan hal-hal yang sifatnya kurang bisa memberikan pengayoman. Dan ini kemudian melahirkan reaksi dari masyarakat,” ungkap Kusnadi, Sabtu (17/7/2021).

Baca juga: Ketua DPRD Jatim Minta Pemerintah Cermati Fenomena Klaster Keluarga

Dalam kondisi PPKM Darurat saat ini, lanjut Kusnadi, masyarakat sudah dalam kondisi jenuh dan lelah. Apabila mendapatkan tindakan represif, lanjutnya, justru menimbulkan kegaduhan serta stigma negatif terhadap implementasi PPKM Darurat ini.

Oleh karena itu, dia minta kepada aparat agar dapat menahan emosi dan mengendalikan diri. “Kalau kita tidak sadari secara menyeluruh, (masalah) kecil-kecil ini kemudian kalau dikumpulkan, akan menjadi besar,” tuturnya.

Legislator yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut minta kepada pemerintah dan aparat yang mengawasi arus mobilitas masyarakat, untuk bisa menggunakan cara-cara yang lebih persuasif.

“Mungkin pada saat minta masyarakat agar tidak berkerumun itu, dalam penyampaiannya dilakukan dengan cara yang lebih sopan. Tidak dengan cara yang dianggap kasar. Apalagi kepada para pedagang sampai terus kemudian mengangkut tempat jualan mereka,” tandas Kusnadi.

Kondisi pandemi Covid-19 ini, lanjut dia, dampaknya sudah dirasakan oleh seluruh masyarakat, baik dari aspek kesehatan, ekonomi, maupun aspek-aspek kehidupan lainnya.

Kusnadi menyadari kondisi pandemi yang berlarut-larut ini telah memberikan tekanan yang cukup besar kepada masyarakat, sehingga dia berpesan kepada pemerintah dan aparat untuk paham akan realitas dan kondisi masyarakat di lapangan dan menahan diri.

“Oleh karena itulah saya berharap kepada aparat-aparat kita dalam menegakkan aturan PPKM Darurat ini bisa lebih bersabar diri. Dengan mengimbau masyarakat melalui cara-cara yang sabar, dan mereka akan tetap patuh,” tutupnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Musran PDIP Kota Blitar Tuntas, 189 Pengurus Ranting Dikukuhkan

BLITAR – PDI Perjuangan Kota Blitar menuntaskan Musyawarah Ranting (Musran) dengan mengukuhkan 189 pengurus ranting ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gelar Rapat Pleno Tahap I Pembentukan PR dan PAR

BOJONEGORO– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Pleno Tahap I, Pembentukan Pengurus Ranting ...
SEMENTARA ITU...

Siti Mariyam Pimpin Kwarcab Surabaya 2026–2031, Bidik Bumi Perkemahan dan Ruang Kegiatan Pramuka

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya Siti Mariyam resmi terpilih sebagai Ketua Kwartir Cabang ...
RUANG MERAH

Tantangan Menjaga Kedaulatan di Balik Gagasan Beras Satu Harga

Oleh Ony Setiawan* GAGASAN Perum Bulog untuk menerapkan kebijakan beras medium satu harga secara nasional memantik ...
LEGISLATIF

Andreas Eddy Pilih Reses Tanpa Sekat, Turun ke Kampung dan Dengarkan Warga

MALANG – Anggota DPR RI Komisi XI Andreas Eddy Susetyo memilih cara berbeda untuk menyerap aspirasi masyarakat. ...
SEMENTARA ITU...

Persiga U-17 Dituntut Tampil Maksimal di Piala Soeratin 2026, Doding: Harus Menang dan Lolos

TRENGGALEK – Persiga Trenggalek U-17 dituntut memaksimalkan status sebagai tuan rumah Piala Soeratin 2026 dengan ...