Sabtu
18 April 2026 | 12 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kurangi Angka Pengangguran, Bupati Tulungagung Buka Job Fair Gratis untuk Umum

pdip-jatim-220713-job-fair-tulungagung

TULUNGAGUNG – Dalam upaya menekan atau mengurangi angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) membuka job fair atau bursa kerja bagi seluruh masyarakat tanpa dipungut biaya atau gratis.

Job Fair atau bursa kerja itu, secara resmi dibuka oleh Bupati Tulungagung Maryoto Birowo di halaman Kantor Disnakertrans setempat, Selasa (12/7/2022) kemarin.

“Adanya job fair ini, mudah-mudahan bisa mengurangi angka pengangguran di Tulungagung,” kata Bupati Maryoto.

Kader PDI Perjuangan ini menyampaikan, selama kurang lebih 2 tahun, bursa kerja formal di Tulungagung tidak diselenggarakan. Hal itu dikarenakan adanya pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia termasuk Kabupaten Tulungagung.

“Karena Covid-19 sudah reda dan tampak perlu adanya penyediaan tenaga kerja, kita bukalah job fair atau bursa kerja,” jelasnya

Dalam job fair kali ini, ada kurang lebih 50 perusahaan dari berbagai bidang usaha yang ikut berpartisipasi menjadi peserta. Dari 50 perusahaan itu terdiri dari perusahaan berskala nasional hingga berskala internasional.

Job fair yang diselenggarakan oleh Disnakertrans Tulungagung itu, pada awalnya akan menyerap atau membutuhkan 1.500 tenaga kerja dari berbagai job pekerjaan.

Namun jumlah itu naik menjadi 1.668 tenaga kerja dari berbagai job kerja. Di antaranya perusahaan tekstil, teknologi IT, produk-produk makanan dan lain-lain.

Dari semua perusahaan yang ikut job fair, sebut Maryoto, ada perusahaan yang berskala nasional hingga internasional.

Untuk perusahaan yang berskala nasional salah satunya adalah Sari Roti, sedangkan yang berskala internasional yaitu perusahaan tekstil dari Sukoharjo yang sudah menjalin kerja sama dengan 20 negara.

Job fair yang digelar, sebut Maryoto, adalah bentuk simbiosis mutualisme atau suatu hal yang saling membutuhkan. Pandemi Covid-19 yang melanda berdampak pada lesunya produktifitas perusahaan sehingga banyak mengurangi tenaga kerja.

“Karena Covid-19 sudah reda, ekonomi mulai bangkit. Maka perusahaan butuh tenaga dan tenaga kerja juga butuh lapangan kerja,” terang Maryoto.

Dia berharap, kebutuhan tenaga kerja yang saat ini berjumlah 1.668 itu bisa bertambah. Karena pemuda atau angkatan kerja di Tulungagung yang sudah mempunyai kualifikasi baik pendidikan maupun keterampilan dalam artian sudah siap kerja, jumlahnya juga lumayan banyak.

Dia juga menegaskan, job fair yang diselenggarakan oleh Disnakertrans Tulungagung adalah bursa kerja formal atau resmi, bukan bursa kerja informal. Karena pelaksana bursa kerja itu ada intruksionalnya, ada dasarnya serta ada perusahaannya.

Bahkan proses rekrutmen tenaga kerja bukan melalui jasa pihak ketiga atau calo. Pelaksana bursa kerja itu langsung secara kedinasan, artinya dinas menghubungi perusahaan, dan perusahaan menyediakan peluang kerja atau lapangan kerja.

Job Fair Disnakertrans Tulungagung berlangsung selama 3 hari, dimulai 12 hingga 14 Juli 2022. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tempatkan ASN di Setiap RW, Perkuat Program Kampung Pancasila

Eri Cahyadi menempatkan ASN sebagai pendamping di setiap RW untuk memperkuat Program Kampung Pancasila 2026 dan ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Ngonthel ke Kantor, Hosnan: Dukung Penghematan BBM

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengimbau seluruh anggotanya untuk menggunakan sepeda ontel saat ...
EKSEKUTIF

Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem, Bupati Yani Minta PMI Gresik Perkuat Kesiapsiagaan dan Libatkan Generasi Muda

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memperkuat ...
BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...