Rabu
14 Oktober 2026 | 7 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Konsisten Kembangkan Wisata Berbasis Pelestarian Alam

pdip-jatim-rakorbid-pariwisata-dpp

pdip-jatim-rakorbid-pariwisata-dppJAKARTA – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, konsisten dengan pengembangan wisata berbasis pelestarian alam sebagai pembangunan potensi wisatanya. Kabupaten di ujung timur Pulau Jawa itu memiliki ragam wisata alam yang layak dikunjungi, antara lain Kawah Ijen, Alas Purwo, Jilen, Pulau Merah, dan Teluk Hijau.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, kalau ke Banyuwangi yang dijual adalah alam, karena ekosistemnya cukup lengkap.

Pengembangan saat ini, di antaranya pembangunan akses yang lebih bagus ke Taman Nasional Ijen, yang dikenal sebagai primadona wisata Banyuwangi.

Untuk pengelolaan, pihaknya berencana membuat nota kesepahaman dengan Kementerian Kehutanan. Sebab, hampir seluruh lokasi di Taman Nasional Ijen dikelola Kementerian Kehutanan melalui Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Hal itu dilakukan untuk memompa minat wisatawan yang datang. Sekarang, jelas Anas, sebagian akses jalan sudah bagus, tapi tetap dikendalikan di beberapa tempat tertentu sehingga mobil tidak semuanya boleh masuk.

“Rencana Banyuwangi ini akan semakin kuat dengan nota kesepahaman antara Pemda dan Kemenhut untuk membangun akses tanpa merusak ekosistem,” kata Azwar Anas, saat di Jakarta, beberapa hari lalu.

Selain akses, yang kini tengah menjadi fokus pemerintahnya adalah pengelolaan sampah dan sumber daya manusia (SDM). Mengenai sampah, Anas menilai perlunya integrasi dengan banyak pihak mengingat masalah saat ini, tempat wisata di Banyuwangi belum memiliki cukup tempat sampah.

“Untuk SDM harapannya ada pemandu. Supaya ada edukasi terhadap pengunjung yang datang,” jelasnya.

Dalam lima tahun terakhir, sektor pariwisata di Banyuwangi diharapkan terus menggeliat. Kunjungan wisatawan nusantara melonjak 161 persen dari 651.500 orang (2010) menjadi 1.701.230 orang (2015).

Adapun wisatawan mancanegara meningkat 210 persen dari kisaran 13.200 di tahun 2010, menjadi 41.000 pada tahun 2015.

Pariwisata juga ikut menggerakkan ekonomi warga setempat. Pendapatan per kapita Banyuwangi menurut Badan Pusat Statistik (BPS) melonjak 62 persen dari Rp 20,8 juta per orang per tahun pada 2010, menjadi Rp 33,6 juta per kapita per tahun pada 2014.

Sementara itu, saat DPP PDI Perjuangan menggelar Rapat Koordinasi Pariwisata di Jakarta, Selasa (12/4/2016) lalu, Azwar Anas termasuk salah satu kepala daerah yang diundang sebagai pemateri.

Bupati yang diusung PDI Perjuangan di Pilkada 2015 lalu itu diminta menyampaikan kebijakan dan program pembangunan untuk memajukan sektor pariwisata daerah sebagai langkah meningkatkan ekonomi kerakyatan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...
SEMENTARA ITU...

Sanusi Dorong TMMD Berlanjut Tiap Tahun, Pemerataan Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...