Selasa
26 Mei 2026 | 8 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komisi D DPRD Surabaya Dorong Disdik Dampingi Guru-Guru yang Belum Bersertifikasi

pdip-jatim-khusnul-sueabaya-090621

SURABAYA – Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Khusnul Khotimah, mendorong Dinas Pendidikan (Disdik) Surabaya untuk melakukan peningkatan kualitas serta membantu mendampingi guru-guru yang belum bersertifikasi agar kemudian bisa mendapat sertifikasi.

Seperti diketahui, guru yang belum bersertifikasi di Surabaya ada sebanyak 10.859 orang, mulai dari jenjang TK, SD, dan hingga SMP, baik di satuan pendidikan negeri dan swasta.

Menurutnya, sertifikasi ini sangat penting karena hal tersebut menjadi bukti bahwa guru atau pendidik memiliki keahlian dan profesional dibidangnya. Kemudian dengan sertifikasi, bisa mendapatkan tunjangan profesi guru (TPG).

“Tetapi menuju profesional itu menjadi tugas kita bersama, seperti saat ada guru yang belum sarjana, belum mendapatkan jam mengajar. Itu tugas bersama, saling mendukung dan mendorong agar guru di Surabaya bisa mendapatkan sertifikasi, sehingga itu juga salah satu upaya memotivasi guru untuk bisa mendidik dengan lebih baik lagi,” ujar Khusnul, Selasa (26/7/2022).

Ia pun meminta para guru untuk memenuhi beberapa komponen persyaratan agar dapat mengikuti sertifikasi. Di antaranya, seperti sertifikat pendidik, hasil penilaian kinerja paling tidak dengan kategori baik, aktif mengajar dan memenuhi beban kerja sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, mengantongi nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK).

Kemudian terkait guru yang belum berijazah S-1 sehingga menyebabkan guru belum tersertifikasi, Wakabid Pembangunan Manusia dan Kebudayaan DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu, meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan pendataan, pemetaan, dan klasifikasi agar nantinya dilakukan penghitungan berapa kebutuhan anggaran untuk beasiswa guru.

“Karenanya kami mendorong pula pada tahun anggaran 2023 untuk penyetaraan guru-guru yang belum S-1 karena alasan pembiayaan agar bisa mendapatkan beasiswa,” ujarnya.

“Seingat saya Pemkot itu ada anggaran untuk guru bisa mendapatkan beasiswa. Hanya saja menurut saya sejauh ini belum maksimal karena antara anggaran dengan guru yang mau mendapatkan beasiswa itu jumlahnya tidak sebanding,” tandas Khusnul.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Gresik Salurkan Sapi Kurban ke Pesantren dan Masjid

GRESIK – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan ...
SUARA MUDA

Gen Z Mulai Ambil Panggung, Energi Baru Mengalir di Tubuh PDIP Kota Batu

Pelantikan jajaran PAC PDIP Kota Batu diwarnai hadirnya kader Gen Z dan perempuan muda sebagai simbol energi baru ...
KABAR CABANG

PDIP Jember Salurkan Sapi Kurban untuk Gus Firjaun dan Ribuan Paket Daging bagi Warga

DPC PDI Perjuangan Jember menyalurkan sapi kurban kepada Gus Firjaun dan menyiapkan ribuan paket daging kurban ...
KABAR CABANG

Wujud Kepedulian kepada Rakyat, DPC PDIP Kota Madiun Salurkan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

MADIUN – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun menyalurkan hewan kurban kepada ...
KABAR CABANG

DPC PDIP Kabupaten Blitar Terima Dua Ekor Sapi Kurban dari M Said Abdullah

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menerima bantuan dua ekor sapi kurban dari M Said Abdullah untuk dibagikan ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Kediri Distribusikan Sapi Kurban, Perkuat Kepedulian dan Kedekatan dengan Masyarakat

DPC PDI Perjuangan Kota Kediri mendistribusikan bantuan sapi kurban ke yayasan dan masjid sebagai bentuk kepedulian ...