Sabtu
05 September 2026 | 3 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kilang Pertamina di Cilacap Terbakar, Gus Falah Minta Investigasi Menyeluruh

pdip-jatim-gus-falah-bk-300121
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Nasyirul Falah Amru (Gus Falah).

JAKARTA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Nasyirul Falah Amru minta PT Pertamina (Persero) Tbk lakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden kebakaran di area pertangkian 39 Kilang Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap, Jawa Tengah yang terjadi Jumat (11/6/2021) lalu.

“Pendekatannya harus solutif, bukan asal pecat. Harus pendekatan investigatif, agar persoalan diketahui secara komprehensif,” kata Nasyirul dalam keterangannya kepada media, di Jakarta, Kamis.

Terlebih, lanjut pria yang biasa disapa Gus Falah ini, insiden itu bukan yang pertama, karena pada Maret lalu juga terjadi kebakaran dan ledakan di Kilang Pertamina Balongan, Indramayu.

Anggota Komisi VII DPR ini mengatakan, pengelolaan Pertamina sebagai perusahaan negara harus ditradisikan secara profesional dalam pengambilan keputusan. Gus Falah menyebut, bisa jadi ada banyak faktor kenapa kebakaran kilang bisa terulang.

“Karena bisa jadi bukan masalah teknis saja, makanya perlu dilakukan investigasi menyeluruh, termasuk dilakukan audit teknologi terhadap perangkat pencegahan kebakaran yang dimiliki Pertamina,” ujarnya.

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) PDI Perjuangan ini pun mengingatkan, jangan sampai dalam penanganan dan mencari solusi atas terulangnya kebakaran diorientasikan pada “mencari kambing hitam”. Sementara dari sisi perangkat teknologi diabaikan dengan alasan efisiensi.

“Karena kalau kita misalnya lihat dari sisi SDM Pertamina yang tergolong cepat mengatasi kebakaran, sebenarnya sudah cukup bagus. Yang terpenting adalah bagaimana ini ke depan tidak terulang lagi, sehingga harus diketahui secara menyeluruh apa saja faktor-faktornya,” tegas legislator dari dapil Lamongan-Gresik ini.

Diberitakan, kebakaran melanda area Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap pada Jumat sekitar pukul 19.45 WIB. Peristiwa kebakaran itu terjadi pada tangki T39 yang berisi benzena untuk produk dasar petrochemical di Kilang Cilacap.

Pada saat terbakar, tangki di area bundwall hanya berisikan sepertiga produk benzena atau sebanyak 1.100 barel dari kapasitas tangki 3.000 barel.

Kilang Cilacap merupakan satu dari enam kilang Pertamina dengan kapasitas pengolahan 270 ribu barel per hari, dan memiliki sekitar 200 tangki untuk menampung minyak mentah, gas, serta bahan bakar minyak (BBM).

Kilang Cilacap juga bernilai strategis, karena memasok 44 persen kebutuhan BBM dan 75 persen BBM di Pulau Jawa. Selain itu, kilang ini merupakan satu-satunya kilang di tanah air yang memproduksi aspal dan base oil. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...