oleh

Khawatir Pandemi Bisa Ubah Mental Anak Jadi Anti-sosial, Banteng Kota Blitar Minta Ini

-Legislatif-87 kali dibaca

BLITAR – Ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim minta Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar fokus menangani pemulihan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tengah masa pandemi Covid-19. Utamanya bidang pendidikan dan kesehatan.

“Kita ketahui bersama bahwa karena Pandemi Covid-19 ini, aktivitas anak atau para siswa menjadi terganggu. Terlebih lagi pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara full belum bisa dilakukan secara maksimal,” kata Syahrul, Minggu (25/4/2021).

Masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir, lanjut Syahrul, dikhawatirkan dapat mengubah mental anak menjadi anti-sosial dan juga dapat menurunkan kemampuan daya pikir anak.

Oleh sebab itu, Pemkot Blitar diharapkan agar segera membuat rumusan-rumusan strategis yang dianggap mampu memulihkan kondisi pendidikan di Kota Blitar.

“Pandemi Covid-19 ini telah memporak-porandakan segala lini kehidupan. Hanya saja, jika kita semua bisa melewatinya dengan baik maka kita akan lebih tangguh lagi,” ujarnya.

Menurutnya, di dunia pendidikan sendiri, pada masa pandemi ini siswa, guru dan orangtua punya peranan tersendiri untuk menjalankan aktivitas pendidikan.

Dengan demikian, Pemkot Blitar diminta untuk tidak sampai melepaskan sisi kesehatan siswa. Artinya, rumusan strategis yang dibuat nanti, jangan sampai mengambil risiko tinggi yang berpotensi menimbulkan trend penyebaran baru Covid-19.

“Sekali lagi, kedua poin inilah yang harus benar-benar diperhatikan oleh Pemkot Blitar. Peningkatan kualitas SDM dengan pendidikan yang mempertimbangkan kesehatan siswa secara khusus dan masyarakat pada umumnya,” tandas dia.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar ini juga menyampaikan, pada proses perjalanan birokrasi ke depannya tidak menutup kemungkinan memerlukan peran dari masyarakat, baik urun rembug memberikan saran, kritik ataupun masukan bagi pembangunan Kota Blitar.

Oleh karenanya, ia mempersilakan masyarakat untuk secara aktif memberikan masukan-masukan positif melalui DPRD Kota Blitar dengan catatan harus sesuai dengan visi misi yang diputuskan Pemkot Blitar. (arif)