Jumat
05 Juni 2026 | 12 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua PDIP Surabaya: Jangan Sampai Pendidikan Gratis Hilang

pdip-jatim-eri-awi-200920

SURABAYA – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan, selama 18 tahun Partainya memimpin pemerintahan Kota Pahlawan sejak era Bambang DH kemudian dilanjutkan Tri Rismaharini sebagai Wali Kota Surabaya pendidikan telah digratiskan untuk SD Negeri dan SMP Negeri.

“Di era Bu Risma, pendidikan SMA Negeri dan SMK Negeri juga telah digratiskan, sebelum diambil-alih Pemprov Jatim. Jangan sampai pendidikan gratis hilang, karena Surabaya dipegang pemimpin yang tidak paham problem kota dan masyarakatnya,” kata Adi Sutarwijono, saat meresmikan Balai RT dan MCK kampung RT 15 RW 7, Kelurahan Wonokromo, Senin (21/9/2020) sore.

Mantan wartawan yang akrab disapa Awi ini menegaskan, kecepatan PDI Perjuangan menangani aspirasi warga, karena mempunyai Wali Kota pekerja keras yakni Tri Rismaharini. Sekarang, telah disiapkan penggantinya, Eri Cahyadi Bakal Calon Wali Kota, yang sebelumnya Kepala Bappeko Kota Surabaya.

“Bu Risma dan Mas Eri dikenal cepat dalam mengeksekusi problem-problem perkampungan. Sehingga Surabaya tertata sedemikian baik dan maju, seperti saat ini,” ujar politisi yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya ini.

Dia menyebut, Eri Cahyadi dikenal sebagai birokrat berpengalaman, membantu Wali Kota Risma sudah cukup lama. Calon Wakil Walikota Armuji dikenal sebagai politisi kerakyatan, yang populis di mata rakyat Surabaya.

“Seperti Bu Risma, Mas Eri dan Cak Armuji sangat paham karakter rakyat Surabaya, sangat paham kebutuhan masyarakat Surabaya, karena berpengalaman di pemerintahan,” jelasnya.

Sementara itu Nur Khomariyah Ketua PKK setempat mengatakan, balai pertemuan itu akan dimanfaatkan untuk kegiatan Posyandu, penimbangan balita, tempat belajar daring bagi anak-anak sekolah di masa pandemi Covid-19. Selain juga untuk pertemuan warga.

“Sebelumnya, penimbangan balita di jalan, kepanasan. Sekarang, setelah balai pertemuan diperbaiki, kami bisa memanfaatkan untuk tempat penimbangan balita,” ujar Nur Khomariyah. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Angkat Isu Pemanasan Global dalam Bimtek Legislator se-Indonesia

Fraksi PDI Perjuangan DPRD se-Jawa Timur mengangkat isu pemanasan global dan perubahan iklim dalam Bimtek Fraksi ...
KRONIK

Jalur Sarangan dan Tinap Magetan Butuh Penanganan Segera

MAGETAN – Kondisi infrastruktur dan fasilitas keselamatan jalan di sejumlah titik strategis Kabupaten Magetan ...
KRONIK

Selama Bulan Juni, Bupati Sumenep Imbau ASN Pakai Peci Hitam

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki di lingkungan ...
LEGISLATIF

Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah, Novita Hardini Soroti 3 Persoalan Fundamental Pariwisata

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menggarisbawahi tiga persoalan fundamental yang harus segera dituntaskan ...
KRONIK

Jamaah Haul Habib Abu Bakar Assegaf Manfaatkan Posko Makanan Gratis yang Disediakan Nila Yani Hardiyanti

GRESIK – Posko makanan gratis yang didirikan Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, ...
HEADLINE

319 Legislator PDIP DPRD se-Jatim Ikuti Bimtek Penguatan Pengawasan APBD di Bali

Sebanyak 319 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Timur mengikuti Bimtek ...