Jumat
01 Mei 2026 | 4 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Madiun: Cabut Parkir Berlangganan Jika Tak Beri Manfaat untuk Rakyat

pdip jatim 250711 Budi Wahono

MADIUN – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun Budi Wahono mengusulkan agar pemerintah daerah mencabut sistem parkir berlangganan yang selama ini diberlakukan berdasarkan Perda Nomor 9 Tahun 2020. Dia menilai kebijakan tersebut tidak diiringi dengan perbaikan pelayanan kepada masyarakat.

“Sistem retribusi, termasuk parkir berlangganan, semestinya didasarkan pada pelayanan publik yang layak. Bila pelayanannya tidak ada peningkatan, apalagi justru membebani rakyat, maka sistem ini lebih baik dicabut,” tegas Budi, dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Madiun, Jumat (11/7/2025).

Sebagai kader partai wong cilik, Budi mengungkapkan keprihatinannya terhadap praktik di lapangan yang bertentangan dengan semangat perda. Dia menyebut bahwa meski warga telah membayar parkir secara berlangganan, fakta di lapangan masih terjadi pungutan oleh petugas parkir.

“Saya sendiri menyaksikan dan mengalami langsung. Pungutan di lapangan masih terus terjadi. Padahal, dalam Perda yang sudah direvisi, seharusnya tidak ada lagi pungutan seperti itu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya penataan SDM dalam pengelolaan parkir. Perda secara eksplisit menyebut peran mereka bukan sekadar “petugas parkir” tetapi “penata parkir” yang tidak diperkenankan menerima imbalan dalam bentuk apa pun.

“Sayangnya, praktik di lapangan masih jauh dari aturan. Ini menandakan tidak ada perubahan signifikan sejak perda direvisi,” sebutnya.

Fraksi PDI Perjuangan melalui Budi Wahono juga menegaskan bahwa masyarakat tidak menolak kebijakan tarif, selama ada pelayanan yang sepadan.

“Rakyat tidak pernah menolak kenaikan tarif selama mereka benar-benar mendapatkan pelayanan. Tapi kalau hanya dibebani tanpa perbaikan, itu sama saja menambah beban tanpa solusi,” ujar Budi.

Dengan sikap tegas ini, Fraksi PDI Perjuangan kembali menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan daerah agar tetap berpihak kepada kepentingan rakyat, serta memastikan pemerintah hadir dalam memberikan pelayanan publik yang adil dan transparan. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

May Day Produktif, Doding Ajak Buruh Tanam Pohon Perkuat Lingkungan dan Ketahanan Pangan di Trenggalek

Doding Rahmadi ajak buruh tanam pohon saat May Day di Trenggalek, dorong ketahanan pangan dan lingkungan ...
LEGISLATIF

Puan: Isu Outsourcing, Ancaman PHK hingga Ojol Harus Dibaca Satu Kerangka Perlindungan Pekerja

Puan Maharani nilai isu outsourcing, PHK, hingga ojol harus dibaca dalam satu kerangka perlindungan pekerja di May ...
KABAR CABANG

May Day, PDIP Surabaya Rangkul Ojol Perempuan: Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan

PDIP Surabaya rangkul 250 ojol perempuan saat May Day 2026, salurkan bantuan dan serap aspirasi pekerja informal. ...
EKSEKUTIF

Buruh dan Pemkab Lamongan Gelar Nobar Film Marsinah dan Orasi Kebangsaan

LAMONGAN – Dinas Tenaga Kerja Lamongan bersama sejumlah buruh menggelar kegiatan bersama dalam rangka peringatan ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Berhemat Anggaran Daerah, Siap Tiadakan Pokir dan Batasi Seremonial

MAGETAN – DPRD Magetan menegaskan komitmennya untuk memperkuat postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ...
ROMANTIKA

Orde Baru Mengganti Hari Buruh dengan Hari Pekerja

SEJARAH perayaan Hari Buruh (May Day) di Indonesia mengalami pasang surut seiring dengan dinamika politik dan ...