Rabu
23 September 2026 | 5 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua DPRD Tulungagung: Bantuan Pendidikan Prioritas untuk Siswa Miskin!

pdip-jatim-marsono-dewan-tulungagungg

TULUNGAGUNG – Ketua DPRD Tulungagung Marsono minta pemkab setempat untuk tidak lagi memberi bantuan dana pendidikan sama rata antara yang kaya dan yang miskin.

Marsono berpendapat, hanya yang miskin saja yang seharusnya mendapat bantuan tersebut. “Jangan semua dikasih bantuan. Jangan orang kaya juga diberi bantuan,” kata Marsono, Rabu (28/4/2021).

Bendahara DPC PDI Perjuangan Tulungagung ini minta, penekanan pada pemberian bantuan harus pada skala prioritas. “Penekanannya pada yang membutuhkan,” sambungnya.

Kalau pun kemudian anggaran dana pendidikan bagi siswa miskin masih tersisa, lanjut dia, tidak lantas ditujukan lagi pada siswa kaya, tetapi bagi guru-guru honorer. Sebab, selama ini dia melihat keberadaan guru-guru honorer masih belum tersejahterakan.

“Kalau masih ada sisa anggaran pendekatan pengelolaannya pada penanganan guru honorer. Guru honorer kan selama ini belum terperhatikan dengan maksimal,” sebut dia.

Marsono berharap kebijakan bantuan pendidikan dengan skala prioritas bagi yang membutuhkan sudah direalisasi pada tahun ini.

Tahun-tahun sebelumnya untuk bantuan pendidikan bagi siswa baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP di Kabupaten Tulungagung diberikan secara merata.

Semua siswa baik yang secara ekonomi mampu maupun  yang miskin mendapat bantuan pendidkan berupa baju seragam serta perlengkapan sekolah lainnya seperti sepatu, tas sekolah dan topi secara gratis.

Selain masalah pendidikan, kader Banteng ini pun menyoroti pembangunan infrastruktur yang dia nilai belum optimal. Utamanya, perbaikan jalan aspal rusak yang kini mulai relatif banyak dijumpai di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung.

“Infrastruktur jalan itu yang paling dinikmati rakyat. Dengan infrastruktur jalan yang baik akan memberikan mobilisasi yang nyaman bagi masyarakat dan akan semakin menggeliatkan ekonomi rakyat,” paparnya.

Soal dana pembangunan jalan anggarannya terpoting refokusing untuk penanganan Covid-19, Marsono hal itu bukan alasan. Apalagi dana untuk infrastruktur masih ada.

“Di masa pandemi sekarang ini OPD lingkup Pemkab Tulungagung jangan sampai berhenti dalam berinovasi. Lakukan terus konsep kajian yang bisa berkontribusi pada kemanfaatan dan kemaslahatan masyarakat,” pungkasnya. (atu/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Cegah Stunting, Mbak Nia Dorong Keluarga Perkuat Gizi dan Pendampingan Anak

SUMENEP – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengajak masyarakat memperkuat upaya ...
LEGISLATIF

Sri Untari Bawa Aspirasi Guru Olahraga ke Raperda Keolahragaan dan Kepemudaan

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno memastikan berbagai aspirasi guru olahraga akan dibawa ...
KRONIK

Ina Ammania: AI bukan Jalan Pintas Selesaikan Tugas Akademik

BONDOWOSO – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, mengingatkan mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) ...
LEGISLATIF

Khamim Tohari Berharap Konflik Songgoriti Tuntas, Jadi Kado HUT ke-25 Kota Batu

BATU – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu Khamim Tohari berharap penuntasan konflik pengelolaan dan ...
PEMILU

Puan Tegaskan Ambang Batas Parlemen 5 Persen Masih Wacana Informal Antarparpol

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan wacana ambang batas parlemen ...
EKSEKUTIF

Eri Beber Alasan Pemkot Surabaya Libatkan Warga dalam Pemeringkatan Desil

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi membeberkan alasan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melibatkan warga dalam ...