Senin
17 Agustus 2026 | 2 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua DPRD Ngawi Dukung Wacana 5 Hari Bersekolah untuk SD dan SMP, Ini Alasannya

pdip-jatim-dprd-ngawi-01112022-heru-kusnindar-2

NGAWI – Ketua DPRD Ngawi Heru Kusnindar menyatakan dukungannya terkait wacana yang digulirkan pemkab soal kebijakan lima hari belajar di sekolah untuk SD dan SMP. Ia menilai ada sejumlah dampak positif manakala kebijakan diberlakukan.

Pemkab Ngawi merencanakan kebijakan bersekolah 5 hari dari semula 6 hari dalam sepekan pada tahun ajaran baru 2023. Saat ini, proses perubahan jadwal masuk sekolah masih menunggu penggodokan regulasi.

“Mendukung sekali, yang penting menurut saya perencanaan itu baik dan kemudian efektif,” ujar Heru Kusnindar kepada pdiperjuangan-jatim.com, Selasa (1/11/2022) soal rencana tersebut.

Heru Kusnindar berujar, soal wacana tersebut, seyogyanya pemerintah tidak boleh terpaku pada satu aturan saja. Tetapi harus ada evaluasi dalam hal pelaksanaan aturan tersebut untuk menemukan plus minus dampak dari diterapkannya peraturan.

“Tentunya itu harus dikaji. Ketika ada terobosan, ya hayuk,” ujar legislator Banteng tersebut.

Mengenai wacana hari masuk sekolah hanya lima hari sepekan itu, Heru Kusnindar menyebut sudah banyak daerah yang sudah menerapkan. Menurutnya ada begitu banyak dampak positif dari hal itu.

“Dampaknya ternyata sektor wisata luar biasa tumbuh. Kuliner pun demikian. Yang itu artinya membangkitkan perekonomian,” kata Heru Kusnindar.

Heru Kusnindar berpandangan, apabila aturan tersebut sudah efektif berjalan, dua hari libur diharapkan bisa dimanfaatkan siswa untuk lebih produktif. Tidak hanya sekadar melulu teori saat belajar di sekolah.

“Bersosialisasi menjadi bagian yang penting, untuk menerapkan teori-teori pelajaran didapatkan untuk diimplementasikan di lapangan,” ujar Heru Kusnindar.

Heru Kusnindar menekankan, orang tua bisa berperan lebih saat para siswa mendapatkan dua hari libur. Orang tua bisa lebih dekat lagi dengan para putra putrinya. Pun demikian juga akan lebih banyak berinteraksi dibanding sebelumnya.

“Jadi orang tua tidak hanya pasrah pada guru saja (mendidik anak). Ketika anak libur, bisa diberikan tugas yang langsung bisa diimplementasikan di masyarakat. Di hari sabtu dan minggu, dengan kemasan sesuai pasion-nya siswa,” ujar Heru Kusnindar.

Sebelum aturan tersebut efektif di tahun depan, Heru Kusnindar menyebut, Pemkab Ngawi harus melaksanakan kajian terhadap rencana tersebut. Harus ada evaluasi yang berdasarkan data, terkait plus minus wacana itu.

“Tentunya ada plus minusnya, dan minus dari wacana itu bisa dikurangi,” papar Heru Kusnindar, Ketua DPRD Kabupaten Ngawi.(mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Tumpengan HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Jatim Doakan Korban Bencana Flores

Peringatan HUT ke-81 RI di DPD PDI Perjuangan Jatim diwarnai doa untuk korban bencana Flores dan tumpengan bersama ...
KABAR CABANG

HUT Ke-81 RI, 18 PAC Se-Sidoarjo Ikuti Upacara Bendera dan Lomba Tradisional

SIDOARJO – Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan ...
KABAR CABANG

HUT ke-81 RI, Erma: Kemerdekaan Menerangi Jalan Kita Menuju Masa Depan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar upacara memperingati HUT ...
HEADLINE

Agus Wicaksono Ajak Kader PDI Perjuangan Beri Energi Terbaik untuk Bangsa

Agus Wicaksono mengajak kader PDI Perjuangan memberi energi terbaik untuk bangsa sebagai wujud cinta tanah air dan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Perjuangan Hari Ini Bukan Melawan Penjajah, tapi Kemiskinan hingga Perpecahan

SURABAYA – Perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia hari ini tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata ...
KRONIK

Hening dan Khidmat, Bupati Lukman Pimpin Penghormatan Suci bagi Pahlawan Bangsa

BANGKALAN – Hening dan khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan Bangkalan. Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, Wakil ...