MAGETAN – Pimpinan dan anggota DPRD Magetan, Selasa (2/8/2022) menggelar inspeksi mendadak (sidak) terkait limbah yang ditengarai berasal dari Kampung Susu Singolangu Kecamatan Plaosan.
Pemeriksaan secara mendadak di lokasi dipimpin langsung Ketua DPRD Magetan Sujatno bersama Ketua Komisi D Suyatno dan sejumlah anggota. Sejumlah pejabat pemkab juga tampak di lokasi.
Yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Saif Muchlison dan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Nur Haryanti, beserta staf dan pihak perangkat desa setempat.
“Kami bersama komisi D sidak ke Kampung Susu Singolangu dan TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Rescue, Reduce, dan Recycle). Ini untuk menindaklanjuti keluhan warga,” kata Sujatno.
Tujuannya, kata dia, untuk mencarikan solusi terkait limbah kotoran sapi yang mencemari air sungai di daerah tersebut.
“Karena itu kami mendorong Disnakan dan Dinas Lingkungan Hidup segera bersinergi, untuk segera membangun IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah),” kata Sujatno yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan.

Sementara itu, Ketua Komisi D, Suyatno menjelaskan, pencemaran air diakibatkan limbah kotoran sapi yang belum terkelola dengan baik. Bahkan, Suyatno menduga, air sumber yang diambil PDAM juga terkena imbasnya.
“Dari hasil pengamatan kami, seharusnya kotoran sapi yang kasar diambil dulu kemudian disemprot. Namun yang terjadi, kotoran langsung disemprot dan airnya mengalir ke sungai sehingga menyebabkan pencemaran sungai,” jelas Suyanto.
Dari hari ke hari, limbah yang mengalir ke sungai semakin banyak lantaran IPAL belum terbangun akibat gagal tender pada tahun 2021. Dari sekitar 211 ekor sapi di tempat itu, bila semua kotoran cair mengalir ke satu titik di sungai dan jumlahnya banyak, maka secara langsung berimbas kepada warga pengguna sungai.
Pihak dewan berharap, setelah sidak kali ini, dinas terkait segera melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada peternak untuk mengelola limbah kotoran sapi. Hal tersebut untuk mengurangi tingkat pencemaran.
“Jika nanti Ipal sudah dibangun oleh Dinas Lingkungan Hidup, semoga tidak ada pencemaran lagi,” ungkap Suyatno, legislator 5 periode ini. (rud/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










