Sabtu
18 April 2026 | 4 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketika Pepaya Merah Delima Bikin Kader Banteng Tergiur

PDIP-Jatim-Pepaya-Merah-Delima-30052021

PROBOLINGGO-Tak banyak yang tahu, rupanya ada pepaya jenis ‘Merah Delima’ yang dibudidayakan di Kabupaten Probolinggo. Selain merahnya segar dan rasanya manis, pepaya ini begitu membuat puluhan kader Banteng tergiur.

Budidaya pepaya tersebut, terletak di kebun percobaan, Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Beberapa orang, rupanya penasaran kenapa pepaya tersebut disebut merah delima.

Hal itulah, yang membuat puluhan kader Banteng Kota Probolinggo mendatangi pada Sabtu, (29/5/2021). Mereka melihat secara langsung, bagaimana buah pepaya merah delima di pohonnya.

Pepaya jenis merah delima, diketahui merupakan pepaya persilangan antara pepaya jenis California dan Bali. Namun, dibudidayakan awalnya di Solok, Sumatra Barat.

Warnanya yang merah segar, disertai ada bentuk segi lima didalamnya yang membuat disebut pepaya merah delima. Begitu juga rasanya, manisnya alami dan segar dirasakan.

“Hari ini, kita mengunjungi kebun percobaan dimana tengah panen buah pepaya. Para kader bisa menjadikan momentum untuk belajar dan budidaya sesuai intruksi Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarnoputri,” jelas Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo, Haris Nasution.

Praktis, pilihan kader Banteng tersebut juga membeli banyak untuk dijadikan oleh-oleh. Bahkan, sejumlah kader mengaku ingin melakukan budidaya pepaya merah delima tersebut di rumahnya.

Salah satu perwakilan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Probolinggo Sudarno mengaku, pihaknya siap mensupport para kader Banteng untuk mengambil peluang. Sebab, potensinya begitu besar jika benar-benar dilakukan.

“Ini sangat potensial, sebab peluangnya bagus bahkan bisa menambah lapangan pekerjaan. Kami siap menjembatani kalau kader hendak ingin budi daya,” jelas Sudarno yang juga kader Banteng itu.

Sementara itu, menurut Karsinah, peneliti Balitbud Tropika kebun percobaan tersebut dibawah naungan Kementerian Pertanian. Khusus pepaya tersebut, bisa sampai 3 kali dalam seminggu ketika panen.

“Bisa sampai 3 kali dalam seminggu panennya. Biasanya sekali panen sampai 5 kwintal dimana beberapa pedagang beli langsung disini,” kata Karsinah. Harganya cukup murah, setiap kilogramnya pepaya merah delima bisa Rp 3000/kilogram. Para pembeli bisa datang langsung ke lokasi kebun. (drw)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Diana Sasa Dorong Evaluasi Tambang Jatim, Soroti Dampak Galian C di Magetan

Diana Sasa mendorong evaluasi tambang di Jawa Timur setelah keluhan warga terkait dampak galian C di Magetan, mulai ...
HEADLINE

Megawati Tegaskan Pemikiran Bung Karno, Kader PDIP Harus Visioner dan Membumi

Megawati Soekarnoputri menegaskan pentingnya pemikiran Bung Karno bagi kader PDIP agar visioner, membumi, serta ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tempatkan ASN di Setiap RW, Perkuat Program Kampung Pancasila

Eri Cahyadi menempatkan ASN sebagai pendamping di setiap RW untuk memperkuat Program Kampung Pancasila 2026 dan ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Ngonthel ke Kantor, Hosnan: Dukung Penghematan BBM

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengimbau seluruh anggotanya untuk menggunakan sepeda ontel saat ...
EKSEKUTIF

Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem, Bupati Yani Minta PMI Gresik Perkuat Kesiapsiagaan dan Libatkan Generasi Muda

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memperkuat ...
BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...