Minggu
27 September 2026 | 6 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketika Pepaya Merah Delima Bikin Kader Banteng Tergiur

PDIP-Jatim-Pepaya-Merah-Delima-30052021

PROBOLINGGO-Tak banyak yang tahu, rupanya ada pepaya jenis ‘Merah Delima’ yang dibudidayakan di Kabupaten Probolinggo. Selain merahnya segar dan rasanya manis, pepaya ini begitu membuat puluhan kader Banteng tergiur.

Budidaya pepaya tersebut, terletak di kebun percobaan, Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Beberapa orang, rupanya penasaran kenapa pepaya tersebut disebut merah delima.

Hal itulah, yang membuat puluhan kader Banteng Kota Probolinggo mendatangi pada Sabtu, (29/5/2021). Mereka melihat secara langsung, bagaimana buah pepaya merah delima di pohonnya.

Pepaya jenis merah delima, diketahui merupakan pepaya persilangan antara pepaya jenis California dan Bali. Namun, dibudidayakan awalnya di Solok, Sumatra Barat.

Warnanya yang merah segar, disertai ada bentuk segi lima didalamnya yang membuat disebut pepaya merah delima. Begitu juga rasanya, manisnya alami dan segar dirasakan.

“Hari ini, kita mengunjungi kebun percobaan dimana tengah panen buah pepaya. Para kader bisa menjadikan momentum untuk belajar dan budidaya sesuai intruksi Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarnoputri,” jelas Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo, Haris Nasution.

Praktis, pilihan kader Banteng tersebut juga membeli banyak untuk dijadikan oleh-oleh. Bahkan, sejumlah kader mengaku ingin melakukan budidaya pepaya merah delima tersebut di rumahnya.

Salah satu perwakilan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Probolinggo Sudarno mengaku, pihaknya siap mensupport para kader Banteng untuk mengambil peluang. Sebab, potensinya begitu besar jika benar-benar dilakukan.

“Ini sangat potensial, sebab peluangnya bagus bahkan bisa menambah lapangan pekerjaan. Kami siap menjembatani kalau kader hendak ingin budi daya,” jelas Sudarno yang juga kader Banteng itu.

Sementara itu, menurut Karsinah, peneliti Balitbud Tropika kebun percobaan tersebut dibawah naungan Kementerian Pertanian. Khusus pepaya tersebut, bisa sampai 3 kali dalam seminggu ketika panen.

“Bisa sampai 3 kali dalam seminggu panennya. Biasanya sekali panen sampai 5 kwintal dimana beberapa pedagang beli langsung disini,” kata Karsinah. Harganya cukup murah, setiap kilogramnya pepaya merah delima bisa Rp 3000/kilogram. Para pembeli bisa datang langsung ke lokasi kebun. (drw)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Amithya Desak Korban Kekerasan di Sekolah Dapat Trauma Healing dan Pendampingan Intensif

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ajak Santri Warisi Semangat Resolusi Jihad dan Terapkan dalam Kehidupan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menitipkan pesan kepada para santri agar terus mewarisi semangat ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Hormati Wafatnya Guruh Soekarnoputra

MAGETAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menginstruksikan seluruh jajaran pengurus ...
KRONIK

Kenangan Didik Nurhadi Bersama Guruh Soekarnoputra: Pesan PIP hingga Tolak Politik Uang

Didik Nurhadi mengenang kedekatannya dengan Guruh Soekarnoputra sejak 2014 sebagai Ketua BAGUS. Ia mengingat pesan ...
KRONIK

Geger Benda Purbakala Hilang, DPRD Sebut Jember Darurat Cagar Budaya

JEMBER – Dua batu yoni hilang dari Situs Pocangan, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Jember. Ketua Komisi B DPRD ...
LEGISLATIF

Komisi III DPRD Ngawi Pantau Pembangunan Pasar Beran

NGAWI – Pembangunan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat perhatian dari Komisi III ...