Selasa
11 Agustus 2026 | 7 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kepala BKN Jember Membersamai Wabup Djoko Nonton Film “Turang” di Balai RW Institute

pdip jatim 250501 nonton film Turang 1

JEMBER – Kepala Badan Kebudayaan Nasional (BKN) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember, Catur Budi Prasetyo membersamai Wakil Bupati Jember, Djoko Susanto nonton film “Turang:, Rabu (30/4/2025).

Film produksi tahun 1987 karya Bachtiar Siagian itu, sengaja diputar lagi di Balai RW Institute oleh para budayawan Kabupaten Jember sebagai salah satu upaya menghargai karya penting dalam sejarah cinema Indonesia.

Kepala BKN DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember, Catur Budi Prasetyo akrab dikenal Didit Gondrong mengatakan, film “Turang” berkisah tentang Rusli, seorang pemimpin milisi yang terluka dan disembunyikan di desa Seberaya, Tanah Karo, yang diduduki Belanda.

Film ini menyoroti kehidupan warga desa, solidaritas mereka dengan pejuang kemerdekaan, dan romansa antara Rusli dan Tipi.

Berbeda dengan film perjuangan lain, “Turang” fokus pada peran masyarakat biasa dalam meraih kemerdekaan.

“Memahami konteks perjuangan kemerdekaan di masa lalu banyak cara. Termasuk nonton film,” jelasnya.

Masih kata Didit, Film ini sempat meraih penghargaan film terbaik di Pekan Apresiasi Film Nasional 1960.

Namun, karena latar belakang sutradara Bachtiar Siagian yang aktif di Lekra, film ini diduga hilang dan dilarang tayang. Bachtiar Siagian dikenal sebagai pelopor neorealisme dalam sinema Indonesia.

Pemutaran ini merupakan bagian dari proyek kuratorial Sinefo (Sinema of New Emerging Forces) dalam Pekan Film Sinefo dan Afro Asia Film Festival.

Istilah “New Emerging Forces” terinspirasi dari Konferensi Asia-Afrika di Bandung 1955. Afro Asia Film Festival sendiri memiliki sejarah panjang dalam mempromosikan sinema dari kawasan Asia dan Afrika.

“Setelah pemutaran,  ada diskusi bersama Denny Antyo Hartanto S.Sn. M.Sn., akademisi film dari Universitas Jember, dan Wasis Sasmito, pengamat sosial dan budaya.

Balai RW Institute di Jember merupakan ruang kolektif yang aktif dalam kegiatan seni dan budaya,” tutupnya. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...