Sabtu
04 Juli 2026 | 4 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kenang Kudatuli, Buleks Ajak Kader Banteng Rawat Semangat Perjuangan Demokrasi

pdip jatim 250727 buleks kudatuli 1

SURABAYA — Dalam momen mengenang 29 tahun peristiwa Kudatuli (Kerusuhan 27 Juli 1996), Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Budi Leksono, menggelar peringatan sekaligus refleksi perjuangan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat di Kota Surabaya, Minggu (27/7/2025).

Peringatan ini tidak hanya menjadi momen penghormatan terhadap sejarah perjuangan politik PDI Perjuangan, tetapi juga ajakan untuk terus merawat semangat dan nilai-nilai demokrasi yang telah diperjuangkan para kader Promeg (Pro Megawati) di masa lalu.

Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya yang akrab disapa Buleks ini menekankan pentingnya memahami semangat dan pengorbanan para pejuang Promeg pada masa itu.

Dia menyampaikan bahwa Kudatuli bukan sekadar catatan sejarah, tetapi merupakan pijakan penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia yang harus terus diwariskan kepada generasi penerus.

“Semangat dengan refleksi Kudatuli harus tetap bisa dipahami, bagaimana perjuangan dan pengorbanan teman-teman Promeg saat itu dalam memperjuangkan demokrasi,” tutur Budi Leksono.

Dia mengajak seluruh jajaran partai, dari struktur akar rumput hingga ke tingkat atas, untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan militansi dalam memperjuangkan nilai-nilai demokrasi yang telah ditanamkan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Ia menegaskan bahwa seluruh kader harus bergerak bersama dalam satu barisan yang solid di bawah kepemimpinan Ibu Megawati.

“Semangat ini harus kita rawat dan kita teruskan ke generasi kita. Semua harus bisa bergerak bersama, di barisan Ketua Umum, Ibu Megawati, dalam mempertahankan demokrasi di Indonesia. Dari jajaran anak ranting, ranting, PAC, semua harus solid,” tegasnya.

Dengan mengangkat semangat refleksi dan perjuangan masa lalu, Budi Leksono berharap kader-kader muda PDI Perjuangan dapat memahami bahwa partai ini dibangun di atas fondasi perjuangan, pengorbanan, dan idealisme yang tidak boleh dilupakan.

“Perjuangan itu bukan dimulai hari ini, tapi sudah berdarah-darah sejak puluhan tahun lalu. Kita sebagai generasi penerus harus mampu menjaga amanah sejarah itu dan tidak terjebak dalam pragmatisme politik,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Rapat Koordinasi, DPC PDI Perjuangan Bangkalan Perkuat Sinergi Tiga Pilar Partai

BANGKALAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangkalan menggelar rapat koordinasi di kantor DPC setempat, Jl. Halim ...
KABAR CABANG

DPC Sidoarjo Gelar Rakorcab Sosialisasi Penjaringan Calon Ketua Ranting

SIDOARJO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo menggelar rapat koordinasi cabang dengan agenda ...
LEGISLATIF

Serap Aspirasi di Lamongan Selatan, Husen Siap Kawal Keluhan Petani Soal Pupuk hingga Pemberdayaan UMKM

LAMONGAN – Komitmen untuk memeratakan pembangunan di wilayah Lamongan Selatan terus dikawal jajaran legislatif. ...
EKSEKUTIF

Sanusi Perkuat Kemandirian Ekonomi Pelajar Lewat Program KEJAR

Bupati Malang HM Sanusi memperkuat kemandirian ekonomi pelajar melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) ...
LEGISLATIF

Anas Karno Tegaskan Akses Air Bersih Kebutuhan Dasar, Komisi A Kawal Layanan PDAM untuk Warga Gebang Lor

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno menegaskan akses air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan ...
KRONIK

Forum Jumat Manis Bupati Bangkalan, Ruang Terbuka Serap Aspirasi Masyarakat

BANGKALAN – Jumat manis menghadirkan suasana terbuka dan ganyeng di Pendopo Agung Bangkalan. Pada momentum ...