Senin
17 Agustus 2026 | 4 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Harga Telur Anjlok, Plt Ketua DPRD Magetan Desak Pemkab, Minta Dapur MBG Borong dari Peternak Lokal

IMG-20260515-WA0019_copy_720x480
Plt Ketua DPRD Magetan, Suyatno bersama anak-anak yatim piatu dari Yayasan Al Hikmah, Desa Banjarejo, Kecamatan Panekan, Jumat (15/5/2026).

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mendesak pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat untuk segera mengambil langkah konkret mengatasi anjloknya harga telur ayam di tingkat peternak.

​Salah satu solusi taktis yang didorong adalah mewajibkan seluruh pengelola dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Magetan untuk memborong telur langsung dari peternak lokal.

​Plt. Ketua DPRD Magetan, Suyatno, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh menutup mata dan menyerahkan sepenuhnya nasib para peternak kepada mekanisme pasar bebas.

Saat ini, peternak lokal tengah terhimpit oleh harga jual telur yang merosot tajam. sementara biaya produksi, terutama harga pakan, terus melambung tinggi.

​”Pemerintah daerah harus melakukan intervensi nyata untuk mengangkat harga telur. Caranya adalah dengan meningkatkan permintaan (demand) dari peternak lokal. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ada saat ini seharusnya bisa menjadi instrumen intervensi tersebut,” ujar Suyatno.

​Menurut Suyatno, hingga kini belum terlihat adanya langkah serius dari Pemkab Magetan dalam merancang regulasi penyerapan komoditas lokal. Akibatnya, banyak peternak mandiri yang kesulitan menjual hasil produksinya.

Sentilan Lewat Aksi Borong Telur

​Ia menyebut aksi ini sebagai contoh sederhana bagaimana sebuah kebijakan seharusnya bekerja untuk saling meringankan beban masyarakat.

​”Kita sama-sama berbuat untuk meringankan masyarakat, baik pengusaha (peternak) maupun warga yang membutuhkan. Lewat langkah ini, peternak terbantu karena telurnya terserap, dan gizi anak-anak yatim serta duafa juga terpenuhi,” kata Suyatno.

Dapur MBG Jadi Kunci Penyelamat
​DPRD Magetan menilai, jika Pemkab mengeluarkan kebijakan tegas yang mewajibkan seluruh dapur penyedia Makan Bergizi Gratis menggunakan telur lokal.

​”Program MBG ini serapannya besar. Jika dapur-dapur MBG diwajibkan memborong telur dari peternak Magetan, harga di tingkat peternak pasti akan stabil dan terangkat kembali. Ini yang kami sebut intervensi nyata, bukan sekadar membiarkan peternak berjuang sendiri,” pungkas Suyatno.(rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Malam Tiba di Flores, Risma dan Ganjar Langsung Temui Pengungsi Gempa

MANGGARAI BARAT – Jajaran DPP PDI Perjuangan tidak menunggu pagi untuk menemui warga terdampak gempa di Flores, ...
KRONIK

Peringati Kemerdekaan RI, ASN Banyuwangi Bagikan Ribuan Bendera Gratis untuk Warga

BANYUWANGI – Beragam cara dilakukan warga Banyuwangi untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI. Salah satunya, para ...
KABAR CABANG

Energi Baru Pemilu 2029: Gen Z dan Perempuan Dominasi Pengurus Ranting PDIP Mojokerto

MOJOKERTO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto merampungkan seluruh tahapan konsolidasi dan pembentukan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong UMKM Trenggalek Kantongi SNI, Jadi “Jaket Pengaman” Produk

TRENGGALEK – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil VII Jawa Timur, Novita Hardini, mendorong pelaku UMKM di ...
LEGISLATIF

Anggota DPRD Jatim Ony Setiawan Dorong Penguatan UMKM dan Koperasi di Tuban

TUBAN – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, menginisiasi program ...
KRONIK

Amithya Ingatkan Generasi Muda Tak Kehilangan Jati Diri di Era Digital

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengingatkan masyarakat agar tidak kehilangan jati ...