JEMBER – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember memperkenalkan Kanal Lapor Kawan Widarto, sebagai sebuah tradisi baru bagi anggota DPRD, khususnya dari Fraksi PDI Perjuangan, dalam menampung dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
Kanal yang dibuat legislator dari PDI Perjuangan itu merupakan jawaban, atas kritik terhadap anggota legislatif, dalam menjalankan fungsinya, yakni budgeting, legislasi, dan kontroling.
“Memang belum sempurna, tapi setidaknya melalui kanal itu, masyarakat bisa memahami bahwa kami bekerja,” jelas Widarto, di acara reses yang dia gelar di kawasan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Rabu (3/12/2025).
Di saluran itu, Widarto membagikan progress tindak lanjut keluhan atau aspirasi yang disampaikan masyarakat kepada anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember.
“Kami sebagai anggota dewan dari fraksi PDI Perjuangan tidak tidur. Kami terus memperjuangkan aspirasi atau persoalan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat sesuai dengan kewenangan kami sebagai legislator,” sambung dia.
Pemilihan kanal Lapor Kawan Widarto itu sengaja diwujudkan dalam bentuk digital karena dia ingin keterbukaan informasi publik tersebut dapat dirasakan secara nyata. Apalagi era digital saat ini mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat.
Bahkan, sebutnya, dari aspirasi masyarakat yang diterima melalui kanal Lapor Kawan Widarto, dan disampaikan secara kritis ke pemerintah, Bupati Jember Muhammad Fawait tidak merisaukan.
Salah satunya adalah program Perhutanan Sosial, seluas 41.000 Hektar. Program yang bertujuan memberikan akses pengelolaan lahan untuk mendorong pengentasan kemiskinan saat ini sedang dibahas oleh pihak eksekutif.
“Alhamdulillah, beberapa masukan dari fraksi kami telah mendapat respons positif Bupati Gus Fawaid dan ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember,” ucapnya. (art/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









