Jumat
21 Agustus 2026 | 1 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kenalkan Ganjar Pranowo di Surabaya Lebih Mudah, PDI Perjuangan Sebut Warga Kota Pahlawan Pemilih Rasional

pdip-jatim-230913-agatha

SURABAYA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya optimistis nama Ganjar Pranowo bakal diterima dengan baik oleh masyarakat Kota Pahlawan di Pilpres 2024 mendatang. Terutama oleh kaum pemilih muda yang mendominasi Pemilu 2024.

PDI Perjuangan (PDIP) juga mengaku tak khawatir sekalipun sebelumnya pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar sebagai kompetitor menggelar deklarasi di Surabaya.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Agatha Retnosari menilai, Ganjar Pranowo tidak akan sulit di Surabaya, lantaran masyarakat Kota Pahlawan merupakan pemilih rasional.

Selain rasional, masyarakat Surabaya disebut sudah akrab dengan teknologi, sehingga bisa dengan mudah menilai kinerja Ganjar Pranowo yang selama 10 tahun terakhir menjadi Gubernur Jawa Tengah.

“Terutama anak muda, mereka akan cocok dengan tokoh yang jadi role model atau keteladanan. Pak Ganjar sudah membuktikan itu. Kita akan komunikasikan itu pada seluruh pemilih kita, khususnya anak muda,” kata Agatha Retnosari, Selasa (12/9/2023).

Pernyataan Agatha Retnosari ini disampaikan saat hadir dan berbicara dalam Podcast Tribun Series Mata Lokal Memilih yang berlangsung di Studio Tribun Jatim Network di Surabaya, yang dipandu oleh Manajer TribunMataraman.com, Rendy Nicko Ramandha.

Terkait Pilpres 2024, PDIP menargetkan Ganjar Pranowo menang di Surabaya sebagai salah satu daerah basis mereka.

Berkaca dari hasil Pilpres 2019 saat mengusung Jokowi-Maruf Amin, pasangan ini berhasil menang telak di Surabaya atas pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Yakni berhasil meraup sebesar 1.124.966 suara.

Keyakinan Agatha Retnosari, Ganjar Pranowo akan menang di Surabaya di antaranya dari hasil survei salah satu lembaga yang diklaim sudah menggembirakan. PDIP Surabaya yakin, Ganjar Pranowo akan menjadi suksesor Jokowi.

Agatha Retnosari yang juga anggota DPRD Jatim itu menyebut, Ganjar Pranowo sudah pantas menjadi presiden lantaran kesuksesan memimpin Jawa Tengah selama dua periode. Misalnya, prestasi penurunan angka stunting di Jawa Tengah. Pada tahun 2018, stunting berada di angka 24,4 persen.

Lalu, setahun kemudian turun menjadi 18,3 persen. Sementara pada tahun 2020, angka stunting di Jateng turun menjadi 14,5 persen. Angkanya terus turun menjadi 12,8 persen pada 2021 dan 11,9 persen pada tahun 2022.

Menurut Agatha Retnosari, hal itu menjadi prestasi, lantaran bukan perkara mudah mengentaskan persoalan stunting.

Selain stunting, dia juga mengapresiasi kinerja Ganjar Pranowo untuk penurunan angka kemiskinan di Jawa Tengah.

Hal itu dinilai sebagai salah satu modal baik Ganjar Pranowo untuk menjadi penerus Jokowi, bahkan bisa lebih baik.

Lantaran keyakinan itu, Agatha Retnosari tak merasa cemas sekalipun pasangan Anies-Muhaimin menggelar deklarasi di Surabaya pekan lalu.

Agatha Retnosari tidak menganggap beban, sekalipun banyak pihak menilai deklarasi itu digelar untuk merebut simpati masyarakat di Surabaya maupun Jawa Timur.

Pihaknya saat ini memilih berfokus bagaimana terus mendekati pemilih secara door to door. “Itu menjadi perintah ketua umum kami, untuk terus turun,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk urusan nama bakal cawapres pendamping Ganjar Pranowo, Agatha Retnosari memasrahkan pembahasan itu kepada Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP.

Namun yang pasti, dia yakin dengan siapapun Ganjar Pranowo dipasangkan, bakal cocok. (tribunnews)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Semifinal-Final Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan VAR

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 meningkatkan standar penyelenggaraan pertandingan dengan menggunakan wasit Liga 1 ...
KRONIK

Lepas Peserta Karnaval TK-PAUD se-Pohjentrek, Muhamad Zaini Ajak Kenalkan Budaya Sejak Dini

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, secara resmi membuka dan memberangkatkan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bidik Investasi Rp43 Triliun pada 2026, Layanan Digital Diperkuat

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membidik realisasi investasi sebesar Rp43 triliun pada 2026. Untuk ...
KRONIK

Tiga Politisi Muda PDIP Tapal Kuda Masuk Nominasi Penghargaan Nasional

JEMBER – Tiga politisi muda PDI Perjuangan dari kawasan Tapal Kuda masuk nominasi penghargaan yang digelar salah ...
KRONIK

Korban TPPO Asal Jawa Barat Dipulangkan, Sinung Harap Kasus Serupa Tidak Terjadi Lagi

BONDOWOSO – Tiga perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ...
SEMENTARA ITU...

Doding Dorong Pedagang Pasar Melek Teknologi agar Tak Tergusur Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pedagang pasar tradisional beradaptasi dengan ...