Rabu
21 Oktober 2026 | 5 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kenali Indonesia dengan Gotong Royong

pdip-jatim-sebagian-peserta-pelatihan-monitoring

pdip-jatim-sebagian-peserta-pelatihan-monitoringDEPOK – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristianto mengatakan upaya mengenalkan keindonesiaan salah satunya adalah dengan menerjunkan kader-kader moncong putih ke dalam perjuangan pemilu lintas daerah.

“Dengan tinggal bersama saudara seperjuangan di luar pulau, kita akan merasakan bagaimana perbedaan dan keragaman dinamika perjuangan kawan-kawan di daerah dalam menjaga marwah partai tentang cita-cita Indonesia raya itu,” kata Hasto saat memberikan sambutan pembukaan acara pembekalan tim monitoring pilkada 2017 di Wisma Kinasih, Depok, Jawa Barat, Jumat (15/4/2015).

Hasto mengingatkan bagaimana dulu di masa orde baru, perjuangan Megawati Soekarnoputri ketika belum menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan. Kala itu Megawati berkeliling Indonesia untuk melantik pengurus anak cabang (PAC).

Hal itu dilakukan sebagai sebuah perjalanan spiritual. “Dengan terjun langsung dan melihat kondisi setiap daerah secara langsung, Bu Mega semakin bertambah spirit kebangsaannya. Bahwa ternyata Indonesia sungguh sangat kaya raya,” ucap Hasto.

Bukan hanya Megawati, Hasto juga mengingatkan bagaimana Bung Karno telah berkeliling Indonesia untuk bertemu rakyat, jauh hari sebelum kemudian menjadi presiden pertama Republik Indonesia. Spirit Bung Karno yang diwarisi Megawati itu menurut Hasto, harus diwarisi kader-kader PDI Perjuangan.

“Anda semua akan dikirim ke daerah-daerah di Indonesia agar punya pengalaman yang sama dengan Bu Mega dan Bung Karno dalam merasakan keindonesiaan kita,” ujar Hasto.

Kerja kader PDI Perjuangan, lanjut Hasto, tidak hanya di daerahnya saja. Tapi harus mau bergotong royong untuk untuk daerah lain.

“Dari Sabang sampai Merauke adalah saudara seperjuangan. Kita tunjukkan dengan datang pada saudara kita dan memberikan semangat, bergotong royong untuk kemenangan partai,” tuturnya.

“Dengan berkeliling Indonesia kita akan menemukan perjalanan spiritual seperti yang Bung Karno dan Bu Mega lakukan. Politik kemudian dapat kita maknai sebagai dedikasi hidup. Karena politik adalah cara mengorganisir rakyat untuk mewujudkan kesejahteraan sebagai cita-cita proklamasi,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Erico Sutarduga saat menutup acara pembekalan ini, Minggu (17/4/2016). Menurut dia, berdasarkan pengalamannya selama menjadi kader PDI Perjuangan, perjalanan tugas berkeliling Indonesia itu memang memberikan semangat tersendiri.

“Kita bukan hanya akan merasakan pengalaman batin bagaimana sulitnya kawan-kawan di luar Jawa terutama daerah perbatasan dan pulau terluar dalam membangun konsolidasi partai. Tapi juga menemukan pengalaman baru merasakan beragamnya adat dan kekayaan negri tercinta Indonesia ini. Sehingga kecintaan kita pada bangsa Indonesia ini makin mendalam. Berjuang untuk kesejahteraan bangsa pun semakin mendapat dorongan spirit yang luar biasa,” kata dia.

PDI Perjuangan selama tiga hari membekali 300-an kader dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta untuk diturunkan dalam pilkada serentak 2017 mendatang. Kader-kader ini akan ditugaskan di luar daerah masing-masing dengan tujuan agar terjadi pertukaran pengalaman. Rencananya mereka akan diturunkan untuk monitoring awal selama bulan April ini. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Gelar Rembug Santri, Ruang Jaring Aspirasi Generasi Pesantren

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berupaya menghadirkan program pembangunan yang inklusif ...
EKSEKUTIF

2027, Alur Pelayanan Seluruh Puskesmas Surabaya Diselaraskan dengan Rumah Sakit

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyelaraskan alur pelayanan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat ...
LEGISLATIF

Minta Tak Ada Pungutan Pemakaman, Kaji Ipuk: Jangan Bebani Keluarga Berduka

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta pengelola tempat pemakaman umum (TPU) tidak melakukan ...
LEGISLATIF

Indi Naidha Prihatin Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, menyoroti dugaan kekerasan terhadap tiga siswa Sekolah ...
KRONIK

Gus Falah Desak Kasus Penganiayaan Terhadap Kepsek Lamongan Diusut Tuntas

LAMONGAN – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil X (Lamongan-Gresik), Nasyirul Falah Amru yang akrab ...
EKSEKUTIF

Bupati Blitar Dorong Santri Percaya Diri dan Berani Tampil Lewat Lomba Pidato

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri terus mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, ...