Senin
02 November 2026 | 9 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kata-kata Bung Karno Menggema di KTT IORA

pdip-jatim-Jokowi-Buka-IORA

JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengutip kata-kata Presiden I RI, Soekarno, saat membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indian Ocean Rim Association (IORA) Leaders’ Summit 2017, di Jakarta Convention Center, Senayan, Selasa (7/4/2017).

“Sebagaimana disampaikan secara amat bijaksana oleh pendiri Indonesia, Soekarno, lebih dari setengah abad lalu, internasionalisme tidak dapat hidup subur kalau tidak berakar dalam bumi nasionalisme. Sebaliknya, nasionalisme tidak bisa tumbuh subur kalau tidak hidup dalam taman sari internasionalisme,” kata Jokowi, di hadapan para kepala negara dan delegasi IORA.

Jokowi menilai, kata-kata yang disampaikan Proklamator Indonesia itu masih relevan dengan kondisi global saat ini. Di satu sisi, nilai nasionalisme setiap warga negara harus dipupuk sekuat mungkin.

Meski demikian, internasionalisme maupun kerja sama antar-negara harus tetap dipupuk. “Internasionalisme kita harus berakar pada nasionalisme. Nasionalisme yang tulus. Yang berani melakukan yang terbaik untuk jangka panjang. Bukan yang memancing atau terpancing oleh emosi sesaat,” ujar Jokowi.

KTT IORA diikuti negara-negara di kawasan Samudera Hindia. Kepala Negara/Kepala Pemerintah yang hadir di antaranya Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma, PM Australia Malcolm Turnbull, Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena, Presiden Mozambik Filipe Nyusi, PM Bangladesh Sheikh Hasina, dan PM Malaysia Najib Razak.

KTT IORA ditutup Jokowi pada Selasa sore. Jokowi mengatakan, konferensi yang digelar sejak Senin kemarin ini berhasil melahirkan dokumen Jakarta Concord.

Dalam dokumen itu, negara-negara yang berada di kawasan Samudera Hindia menyepakati sejumlah hal.

Poin yang disepakati yakni memajukan keamanan dan keselamatan maritim, meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi, memajukan pengembangan dan pengelolaan perikanan yang berkesinambungan dan bertanggung jawab.

Ada juga kesepakatan memperkuat pengelolaan resiko bencana, memperkuat kerja sama akademis dan ilmu pengetahuan serta memajukan kerja sama di bidang pariwisata dan kebudayaan.

“Selain enam kerja sama tersebut para pemimpin IORA juga mendorong agar IORA memperkokoh kerja sama tiga isu lainnya, yaitu blue economy, women empowerment, dan demokrasi tata pemerintahan yang baik, pemberantasan korupsi serta hak asasi manusia,” ucap Jokowi.

Satu hal yang paling utama yang menjadi keinginan semua pemimpin IORA, lanjut Jokowi, adalah dengan menciptakan Samudra Hindia sebagai kawasan yang aman dan damai.

Para pemimpin juga memiliki komitmen tinggi untuk menghormati hukum internasional, termasuk UNCLOS 1982 yang merupakan konstitusi untuk mengatur samudera itu.

“Kondisi Samudera Hindia yang aman dan damai menjadi prasyarat utama bagi pelaksanaan kerja sama di bidang-bidang yang lainnya,” ucap Jokowi. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...