Rabu
22 April 2026 | 5 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kasus Harian Meningkat, Mas Bup Ajak Kades dan Camat Gotong-royong Lawan Covid-19

pdip-jatim-mas-bup-ppkm-darurat-030721-1

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengajak para kepala desa dan camat, serta masyarakat Kabupaten Kediri bergotong royong saling bahu-membahu sekuat tenaga mencegah penyebaran Covid -19.

Partisipasi jajaran pemerintahan di tingkat bawah serta masyarakat, terutama di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ini, menurut Bupati Hanindhito, akan sangat membantu mengurangi meluasnya pandemi.

Dia minta ini demi keselamatan semua masyarakat Kabupaten Kediri. Karena, sebutnya, pada hakikatnya keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.

Permintaan itu dia sampaikan saat memimpin rapat virtual bersama Forkopimda di Pendopo Panjalu Jayati, kemarin. Rapat juga diikuti para kepala desa dan camat secara virtual.

“Kami di Pemkab, termasuk para tenaga kesehatan di rumah sakit tidak akan sanggup kalau melawan sendiri. Saya minta bapak ibu kepala desa, juga bapak ibu camat, mau untuk menjadi satu kesatuan melawan Covid-19. Saya minta Satgas Covid-19 tingkat desa dan tingkat kecamatan dihidupkan kembali,” kata Dhito, dalam keterangannya, Sabtu (3/7/2021).

Saat ini, ada 3 rumah sakit di wilayah Kabupaten Kediri yang dikabarkan over kapasitas, dan tidak lagi dapat menerima pasien baru.

Menurut Mas Bup, sapaan akrabnya, pemkab berupaya semaksimal mungkin untuk membantu pengadaan tambahan bed (tempat tidur) di rumah sakit tersebut.

Meski, terangnya, hal itu dirasa belum menyelesaikan masalah, karena ketersediaan bed  yang ada saat ini tidak sebanding dengan penambahan jumlah kasus aktif harian yang terus meningkat.

“Rumah sakit rujukan, yaitu RS HVA, RS darurat Nur Aini, lalu RS SLG dan RSKK Pare, tiga 3 sudah kolaps, tidak ada lagi ketersediaan bed. Pemkab melakukan penambahan bed, namun itu tidak menjadi solusi yang tepat, karena ini tidak sebanding dengan penambahan kasus aktif harian,” paparnya.

Menurut kader PDI Perjuangan ini, rata-rata penambahan itu 20-30 kasus per hari. Kalau 30 kasus per hari dikalikan 7, urainya, sudah 210 kasus.

“Kalau ini terjadi, maka 2 sampai 3 minggu ke depan Kabupaten Kediri akan kolaps. Tapi saya berdoa dan saya yakin sebagai bupati, bahwa kita bisa mengendalikan ini secara gotong-royong, bersama-sama dengan menguatkan satgas desa dan satgas kecamatan,” kata Mas Bup.

Sedang partisipasi masyarakat, imbuhnya, minimal menahan diri tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan yang sangat penting. Kalau pun ada kepentingan mendesak, selalu menerapkan protokol ksesehatan (prokes) dengan ketat. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Jaga Keselamatan Warga, Agung Minta Dishub Tegas Tertibkan Dump Truck Tanpa KIR

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ponorogo, Agung Priyanto, mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) agar ...
KABAR CABANG

Doding Rahmadi: Kerja Nyata Jadi Fondasi Perjuangan Partai

PDI Perjuangan Trenggalek tekankan pengabdian kader ke masyarakat, tak hanya fokus elektoral, usai Musancab ...
KABAR CABANG

Hari Kartini, PDI Perjuangan Banyuwangi Teladani Perjuangan Buyut Atikah Jaga Harmoni Kehidupan

BANYUWANGI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Banyuwangi memperingati Hari Kartini dengan menggelar ...
HEADLINE

Hari Kartini, FPDIP DPRD Jatim Terima Pengaduan dari Keluarga Santri Putri Korban Pencabulan

SURABAYA – Satu keluarga asal Kota Surabaya, mengadukan dugaan tindak pencabulan dialami anak gadisnya oleh ...
EKSEKUTIF

Delapan RS Kolaborasi, Surabaya Genjot Wisata Medis

Pemkot Surabaya meluncurkan Medical Tourism di Balai Kota, targetkan pasien nasional hingga mancanegara dengan ...
EKSEKUTIF

Pentingnya Kolaborasi, Antar Instansi di Ngawi Berbareng Musnahkan Ribuan Pil Koplo

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti perkara pidana yang telah ...