Rabu
22 Juli 2026 | 9 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kasus Covid Meningkat, Bupati Ipuk Minta Sekolah Perketat Penerapan Prokes

PDIP-Jatim Bupati Ipuk 16022022

BANYUWANGI – Merespon meningkatnya angka Covid-19 di Banyuwangi, Bupati Ipuk Fiestiandani bergerak cepat dengan mendatangi sejumlah sekolah yang menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), meminta agar penerapan protokol kesehatan (prokes) lebih diperketat.

Menurut Ipuk, setiap sekolah yang melaksanakan PTM harus mulai melakukan langkah antisipasi melihat saat ini kasus Covid-19 sedang mengalami kenaikan. Salah satunya dengan lebih memperketat penerapan prokes di lingkungan sekolah serta menjalin kerjasama dengan Satgas Covid dalam melakukan proteksi untuk mengindari siswa dari penularan Covid-19.

“Saya ingin memastikan sekolah-sekolah ini harus mulai merespon cepat terkait kondisi saat ini. Selain lebih memperketat prokes, saya juga minta agar setiap sekolah dapat melakukan proteksi melalui kerjasama dengan Satgas Covid yang ada di kecamatan. Kalaupun nanti ditemukan kasus, segera konsultasikan dengan dengan Dinas Pendidikan untuk menentukan langkah apa yang harus diambil,” kata Ipuk saat mengunjungi SD Tembokrejo Kecamatan Muncar, Rabu (16/2/2022).

Kepala daerah dari PDI Perjuangan tersebut menjelaskan, di Banyuwangi saat ini terdapat 999 kasus aktif Covid-19. Dengan kondisi semacam itu, Ipuk mengimbau semua sekolah agar jauh lebih berhati-hati dan terus memantau kondisi guru serta muridnya.

“Cek segera. Kalau ada yang sakit segera dites dan dilakukan tracing dengan segera. Semua harus bergerak cepat menyesuaikan dengan kondisi saat ini,” jelas Ipuk.

Selain itu, untuk lebih meningkatkan proteksi dan menekan terjadi penularan Covid-19, Ipuk meminta pihak sekolah agar mulai menerapkan sistem pembelajaran terbatas, di mana siswa yang mengikuti PTM, waktu masuknya dibagi, serta kehadiran siswa tidak lebih dari 50 % dari kapasistas ruang kelas.

“Agar lebih efektif dalam menekan angka penularan Covid ini, saya minta sekolah-sekolah mulai menerapkan pembelajaran terbatas. Jadi, waktu pembelajarannya nanti dibagi dan siswa yang masuk kelas juga dibatasi tidak lebih dari 50% dari kapasitas ruangan ,” tandas Ipuk. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah Salurkan Seluruh Dana Reses untuk Renovasi Rumah Warga Miskin di Sumenep

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Said Abdullah menyalurkan seluruh dana reses periode ini untuk membantu ...
LEGISLATIF

Zulham Dorong Pasar Sumedang Dikerjasamakan dengan Swasta agar Tak Terus Mangkrak

Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarok mendorong pengelolaan Pasar Sumedang ...
SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...