Rabu
16 September 2026 | 10 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kandidat Cabup-Cawabup Sumenep Lengkapi Berkas Pencalonan

pdip jatim - deky purwanto sumenep

pdip jatim - deky purwanto sumenepSUMENEP – Berkas kandidat calon bupati dan calon wakil bupati yang terjaring PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep segera dikirim ke DPD Perjuangan Jawa Timur, untuk kemudian diteruskan ke DPP.

Saat ini, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep menunggu kelengkapan berkas para kandidat yang bakal bertarung dalam pemilu kepala daerah (pilkada) serentak 2015.

“Mulai Senin hingga Jumat depan, kami minta nama yang terjaring melengkapi berkas pencalonannya,” kata Deky Purwanto, Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep, kemarin.

Sesuai hasil penjaringan yang dilakukan DPC pada Februari 2015, ada enam nama yang dinilai layak untuk diusung sebagai kandidat. Yakni MH Said Abdullah (anggota DPR RI dari PDI Perjuangan), Hunain Santoso (mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep), Deky Purwanto, A Busyro Karim (Bupati Sumenep), Zainal Abidin (mantan Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur), dan A Fauzi (pengusaha kelahiran Sumenep yang tinggal di Jakarta).

Setelah kandidat melengkapi berkas, urai Deky, mereka akan mengikuti fit and propertest yang dilakukan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Surabaya. Setelah tahapan uji kelayakan dan kepatutan selesai, DPD akan mengirimkan ke-6 nama itu ke DPP untuk mendapatkan rekomendasi.

“Yang menentukan tetap DPP PDI Perjuangan. DPD Jatim hanya melakukan fit and propertest,” jelasnya.

Dia menambahkan, dalam Pemilu Legislatif 2014 lalu, PDI Perjuangan memperoleh enam kursi di DPRD Sumenep. Karena itu, dalam pilkada mendatang, pihaknya harus berkoalisi dengan parpol lain supaya bisa mengusung kandidat.

“Sejak beberapa waktu lalu, kami sudah berkomunikasi dengan pimpinan sejumlah parpol. Namun, dalam konteks saat ini, komunikasi yang agak intensif dengan pimpinan PKB Sumenep,” ungkapnya.

Pada Pilkada Sumenep 2010, koalisi PKB dan PDI Perjuangan berhasil mengantarkan Busyro-Soengkono menjadi bupati-wakil bupati setempat yang masa jabatannya akan berakhir pada Oktober 2015.

“Sesuai aturan main di internal kami, untuk keputusan akhirnya, baik figur yang akan kami usung sebagai kandidat maupun mitra koalisi pilkada, akan ditentukan oleh DPP PDI Perjuangan. Kami di daerah wajib patuh pada keputusan DPP,” ujarnya. (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kawal Penyaluran Air, Natasha Devianti Pastikan Bantuan Masuk Wilayah Kekeringan Bojonegoro

BOJONEGORO – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Natasha Devianti, bergerak, mengawal penyaluran air bersih ...
EKSEKUTIF

Rijanto Cek Jalan dan Jembatan di Blitar, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Bermanfaat

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto turun langsung mengecek progres pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah ...
KRONIK

Mengurai Ruwet Distribusi Pupuk Subsidi di Magetan, dari Kendala NIK Petani hingga Jumlah Poktan

MAGETAN – Persoalan masih saja membelit di seputar pupuk bersubsidi. Meski pemerintah dan produsen menyatakan stok ...
KRONIK

KPU Kabupaten Pasuruan Kaji Penataan Dapil Pemilu 2029, DPC PDIP Sampaikan Pertimbangan Beban Anggaran

KABUPATEN ‎PASURUAN – KPU Kabupaten Pasuruan, secara internal mulai mengkaji penataan daerah pemilihan (dapil) ...
KRONIK

IKS-PI Cup 3 Jadi Ruang Pembinaan Remaja, Doding: Silat Harus Bermuara ke Prestasi  

IKS-PI Cup 3 Trenggalek menjadi ruang pembinaan pesilat muda sekaligus menekan tawuran dan kenakalan remaja. Doding ...
HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...