Minggu
03 Mei 2026 | 3 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kandidat Cabup-Cawabup Sumenep Lengkapi Berkas Pencalonan

pdip jatim - deky purwanto sumenep

pdip jatim - deky purwanto sumenepSUMENEP – Berkas kandidat calon bupati dan calon wakil bupati yang terjaring PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep segera dikirim ke DPD Perjuangan Jawa Timur, untuk kemudian diteruskan ke DPP.

Saat ini, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep menunggu kelengkapan berkas para kandidat yang bakal bertarung dalam pemilu kepala daerah (pilkada) serentak 2015.

“Mulai Senin hingga Jumat depan, kami minta nama yang terjaring melengkapi berkas pencalonannya,” kata Deky Purwanto, Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep, kemarin.

Sesuai hasil penjaringan yang dilakukan DPC pada Februari 2015, ada enam nama yang dinilai layak untuk diusung sebagai kandidat. Yakni MH Said Abdullah (anggota DPR RI dari PDI Perjuangan), Hunain Santoso (mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep), Deky Purwanto, A Busyro Karim (Bupati Sumenep), Zainal Abidin (mantan Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur), dan A Fauzi (pengusaha kelahiran Sumenep yang tinggal di Jakarta).

Setelah kandidat melengkapi berkas, urai Deky, mereka akan mengikuti fit and propertest yang dilakukan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Surabaya. Setelah tahapan uji kelayakan dan kepatutan selesai, DPD akan mengirimkan ke-6 nama itu ke DPP untuk mendapatkan rekomendasi.

“Yang menentukan tetap DPP PDI Perjuangan. DPD Jatim hanya melakukan fit and propertest,” jelasnya.

Dia menambahkan, dalam Pemilu Legislatif 2014 lalu, PDI Perjuangan memperoleh enam kursi di DPRD Sumenep. Karena itu, dalam pilkada mendatang, pihaknya harus berkoalisi dengan parpol lain supaya bisa mengusung kandidat.

“Sejak beberapa waktu lalu, kami sudah berkomunikasi dengan pimpinan sejumlah parpol. Namun, dalam konteks saat ini, komunikasi yang agak intensif dengan pimpinan PKB Sumenep,” ungkapnya.

Pada Pilkada Sumenep 2010, koalisi PKB dan PDI Perjuangan berhasil mengantarkan Busyro-Soengkono menjadi bupati-wakil bupati setempat yang masa jabatannya akan berakhir pada Oktober 2015.

“Sesuai aturan main di internal kami, untuk keputusan akhirnya, baik figur yang akan kami usung sebagai kandidat maupun mitra koalisi pilkada, akan ditentukan oleh DPP PDI Perjuangan. Kami di daerah wajib patuh pada keputusan DPP,” ujarnya. (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sonny Tinjau Pantai Bimo Banyuwangi, Soroti Sampah Pesisir dan Dorong Wisata Fishing Center

BANYUWANGI – Anggota DPR RI Komisi IV, Sonny T. Danaparamita, melakukan kunjungan serap aspirasi ke kawasan pesisir ...
LEGISLATIF

Untari Dorong Kejar Paket A, B, C untuk Tingkatkan Lama Sekolah di Jatim

Sri Untari dorong program kejar paket A, B, C untuk tingkatkan lama sekolah di Jawa Timur yang masih 13,44 tahun. ...
EKSEKUTIF

Bupati Rijanto Apresiasi Peran Pesantren Al Ma’arif Udanawu Cetak Generasi Berkarakter

Bupati Blitar Rijanto apresiasi MA Ma’arif Udanawu dan Ponpes Al Ma’arif dalam mencetak generasi berkarakter dan ...
HEADLINE

Hardiknas 2026, Deni Wicaksono Soroti Ketimpangan Pendidikan dan Tantangan Digital di Jatim

Deni Wicaksono soroti ketimpangan pendidikan dan tantangan digital di Jawa Timur pada Hardiknas 2026. SURABAYA — ...
KABAR CABANG

Dialog Dengan KPU, DPC Tulungagung Tekankan Pendidikan Demokrasi bagi Gen Z dan Pemilu Bersih

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menekan pentingnya pendidikan ...
LEGISLATIF

Hardiknas 2026, Untari Tegaskan Pendidikan Harus Lahirkan Generasi Peka Masalah Sosial

Sri Untari tegaskan pendidikan harus lahirkan generasi peka sosial di Hardiknas 2026, bukan sekadar unggul ...