Rabu
09 September 2026 | 11 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kanang Soroti Kondisi Karyawan PT Pos Indonesia

pdip-jatim-250214-kanangDPR

JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI Budi Sulistyono menyoroti kondisi ketenagakerjaan di PT Pos Indonesia yang dinilainya memprihatinkan.

Dalam rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/2/2025) lalu, politisi yang akrab disapa Kanang ini menyampaikan keprihatinannya terhadap minimnya hak-hak yang diterima karyawan perusahaan pelat merah tersebut.

Setelah mendengar suara pekerja yang tergabung dalam Asosiasi Serikat Pekerja PT Pos Indonesia, menurut Kanang, kondisinya sangat menyedihkan.

“Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) mereka masih rendah, sementara jaminan seperti BPJS Kesehatan, asuransi kecelakaan, tunjangan hari raya (THR), cuti, dan dana pensiun masih jauh dari kata layak,” ujar Kanang, dikutip dari Gesuri, Jumat (14/2/2025).

Selain upah dan jaminan sosial, legilator yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu pun menyoroti beban kerja karyawan yang dinilai melebihi standar ketenagakerjaan.

“Jam kerja mereka mencapai 200 jam per bulan, jelas melampaui ketentuan dalam undang-undang. Artinya, sistem ketenagakerjaan di PT Pos Indonesia perlu perbaikan mendesak,” ungkapnya.

Menurut Kanang, laporan keuangan PT Pos Indonesia menunjukkan profitabilitas dan dividen yang cukup baik. Namun, dia mengingatkan bahwa jika permasalahan tenaga kerja tidak segera diselesaikan, hal itu bisa memicu gejolak yang berdampak buruk bagi perusahaan.

“Kalau hanya melihat keuntungan dan dividen, memang terlihat lumayan. Tapi jika permasalahan tenaga kerja ini dibiarkan, bukan tidak mungkin akan terjadi pemogokan nasional, yang bisa berujung pada hilangnya kepercayaan publik,” tuturnya.

Sebagai langkah konkret, mantan Bupati Ngawi dua periode iru mendesak direksi PT Pos Indonesia untuk segera berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan guna memastikan kebijakan perusahaan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Saya harap Pak Dirut segera meminta fatwa dari Kementerian Ketenagakerjaan, apakah kebijakan ketenagakerjaan di PT Pos Indonesia sudah sesuai aturan atau justru melanggar. Walaupun ada risiko penurunan dividen, stabilitas internal jauh lebih penting untuk menjaga kepercayaan publik,” katanya.

Selain itu, Kanang juga mendorong Komisi VI DPR RI untuk memfasilitasi pertemuan antara PT Pos Indonesia, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Asosiasi Serikat Pekerja PT Pos Indonesia guna mencari solusi terbaik.

“Komisi VI harus menjadi jembatan komunikasi agar keseimbangan antara kepentingan bisnis dan kesejahteraan pekerja bisa dicapai. Jangan sampai kita hanya fokus pada keuntungan tanpa memikirkan nasib para pekerja, yang merupakan tulang punggung PT Pos Indonesia,” pungkasnya. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Magetan Evaluasi Perubahan KUA-PPAS 2026 Bersama Dinas Koperasi dan UMKM, Apa yang Baru?

​MAGETAN – Komisi B DPRD Kabupaten Magetan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Koperasi, Usaha ...
KRONIK

Airlangga Pribadi Kusman Meninggal, Deni Wicaksono: Indonesia Kehilangan Sosok Visioner

SURABAYA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Ngawi Soroti Perubahan Desil Warga, Keluhan Mengalir

NGAWI – Perubahan data desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi perhatian Fraksi PDI ...
KRONIK

Candra Soroti Tata Kelola Pupuk dan Serapan Tembakau di Jember

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, meminta Dinas Pertanian memperbaiki tata kelola pupuk ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun Langsung Pastikan Bantuan Tepat Sasaran untuk Warga Tak Mampu

Bupati Trenggalek M. Nur Arifin turun langsung ke pelosok Desa Melis untuk memastikan bantuan tepat sasaran bagi ...
KRONIK

Budi Leksono Desak Direksi Baru PDAM Surabaya Pastikan Layanan Air Sesuai Standar

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono atau Buleks, meminta Perumda Air Minum ...