
SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri mengatakan, fraksinya bakal membela Wali Kota Tri Rismaharini terkait ancaman interpelasi soal Gelora Bung Tomo (GBT) yang terkunci, saat kunjungan Menpora Zainuddin Amali.
Ancaman interpelasi itu disampaikan Agung Prasodjo, anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Partai Golkar, Minggu (3/10/2019). Syaifuddin mengatakan, pihaknya akan memback up Risma yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan.
Apalagi, sebut Kaji Ipuk, sapaan akrabnya, pihaknya melihat tidak ada masalah konkret. “Masak, interpelasi hanya karena pintu terkunci,” kata Syaifuddin, Senin (4/11/2019).
Terkait masalah ini, ungkapnya, Humas Pemkot Surabaya dan pejabat Dispora kemarin telah mengklarifikasi lewat rilis media bahwa tidak ada informasi apa pun terkait sidak Menpora ke Stadion GBT.
Pemkot, kata Kaji Ipuk juga sudah menyatakan kebijakan standar jika ada pejabat dari pusat atau provinsi sidak, jajaran Pemkot Surabaya akan mendampingi.
Dia pun sangat yakin Menpora bisa memahami, kegiatan sidak ke GBT mungkin waktunya tidak tepat, yakni hari Minggu. Mungkin juga belum ada komunikasi dahulu dengan Pemkot Surabaya, sehingga tidak didampingi pihak pemkot.
Pihaknya menyadari, Zainuddin Amali kader Partai Golkar, sehingga dinilai wajar jika Fraksi Golkar menunjukkan pembelaanya. Tapi hak interpelasi juga sebaiknya tidak digunakan sembarangan.
“Masak hanya tidak bisa mendapat kunci GBT, lalu menyalahkan Bu Wali Kota, terus interpelasi,” tambah Syaifuddin.
Dia menambahkan interpelasi dilakukan semata-mata kalau wali kota membuat kesalahan yang mendasar. Tetapi kalau hanya masalah kunci GBT, dia yakin hanya masalah miss koordinasi. (goek)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









