Selasa
20 Oktober 2026 | 3 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Kader itu Ketika Dia Juga Mampu Bergelut Memperjuangkan Kepentingan Rakyat”

pdip-jatim-logos-110720-1

SURABAYA – Wakil Kepala Badiklatda PDI Perjuangan Jawa Timur Bambang Juwono mengingatkan kader Banteng selalu dan selalu melakukan refleksi, tiap kali usai melakukan semua jenis kegiatan. Terutama kegiatan kepartaian yang menyangkut kepentingan rakyat.

Bambang Juwono mengatakan, refleksi dilakukan dengan menautkan kegiatan dengan ideologi PDI Perjuangan. Apakah sudah sesuai dengan nilai-nilai ideologi Partai.

Baca juga:
=> Ini, Pemenang Lomba Esai Bulan Bung Karno yang Digelar PDIP Jatim
=> Bambang Logos: Pemahaman Ideologi Kader PDIP Harus Sering di-Cas

“Misalnya, kita sudah mengadvokasi rakyat, apakah langkah kita mengadvokasi sudah sesuai dengan ideologi Partai kita. Setelah itu kita turun lagi berkegiatan, begitu seterusnya. Tiap kali aksi harus ada refleksi,” kata Bambang Juwono, Minggu (12/7/2020).

Pesan itu sendiri kemarin sudah dia sampaikan kepada peserta Diklat Pengembangan Kapasitas bagi Fungsionaris Badan DPD PDI Perjuangan Jatim yang digelar di aula DPD Jatim Jalan Kendangsari Industri 57 Surabaya.

Politisi yang akrab disapa Logos ini menambahkan, kalau tidak ada refleksi, maka kader Banteng dalam berkegiatan nanti bisa kehilangan roh ideologi.  

“Atau bisa disebut sebagai kegiatanisme. Hanya sekadar berkegiatan tapi ndak ada substansi yang diperjuangkan untuk kepentingan yang lebih besar. Yakni untuk kepentingan rakyat,” tutur anggota DPRD Provinsi Jatim ini.

Sementara, saat memberi pembekalan materi ideologi di acara Diklat Pengembangan Kapasitas bagi Fungsionaris Badan DPD PDIP Jatim, Logos minta para kader tidak menepuk dada dulu setelah mengikuti pendidikan kader.

“Jangan tergesa-gesa menepuk dada bahwa saya telah jadi kader PDI Perjuangan. Karena sesungguhnya yang namanya kader itu ketika dia juga mampu berbuat dan bergelut memperjuangkan kepentingan rakyat,” ujar Logos.

“Karena partai itu selalu berkaitan dengan rakyat. Kalau kader Partai tidak dekat dengan rakyat, tidak dekat dengan problematiknya rakyat, tidak mengerti dengan apa yang dimaui oleh aspirasinya rakyat, maka turunlah level kekaderan kita,” pungkas pria yang sekarang menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Ponorogo ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...