oleh

Kader Dituntut Bekerja Bersama Rakyat Selesaikan Masalah Bangsa

pdip-jatim-hasto-pelatihan-manajer-kampanyeJAKARTA – PDI Perjuangan minta seluruh kadernya dapat berperan aktif untuk kerja nyata di lapangan dan membantu rakyat kecil. Sebagai partai ideologis, tiap kader harus memiliki kesadaran ideologis berjuang sesuai garis perjuangan partai.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, proses kaderisasi yang digiatkan PDIP di semua level jadi langkah strategis bagaimana membangun kesadaran ideologi, kesadaran berorganisasi, kepedulian pada lingkungan sekitar hingga kesadaran berpolitik yang lebih besar untuk mewujudkan cita-cita politik bersama.

Menurut Hasto, kaderisasi untuk meningkatkan disiplin anggota partai, saat diambil keputusan politik kader bisa berperan aktif secara nyata di lapangan, menyelesaikan masalah rakyat.

“PDI Perjuangan mengajak berpartai secara terbuka, dengan kesadaran. Kita menjalankan tanggung jawab mewujudkan politik yang berkebudayaan, politik yang berkeadaban,” kata Hasto, sebagaimana siaran pers kepada media, saat acara ‘Pembekalan Pendidikan Kader Madya 2016’, di Sport Hall Kridosono, Kotabaru Yogyakarta, Sabtu (7/5/2016).

Di tengah suasana pragmatisme yang menyeruak di beragam bidang kehidupan, jelas Hasto, partai politik perlu menunjukkan jati diri dalam turut serta bersama rakyat. Upaya mewujudkan cita-cita politik tidak bisa dilakukan orang per orang.

Tiap kader PDIP, lanjut dia, ke depan dituntut untuk bisa bersama bekerja bersama rakyat menyelesaikan masalah bangsa. “Kader PDIP harus punya semangat juang mewujudkan Trisakti Bung Karno dan mampu melakukan advokasi langsung atas masalah rakyat,” ujarnya.

Prinsip politik sebagai pembentuk kebudayaan, berdasarkan prinsip kemanusiaan, persatuan Indonesia dan prinsip kebangsaan inilah, terangnya, yang mewujud dalam semangat PDI Perjuangan adalah rumah nasionalis bagi semua.

Secara khusus, Hasto berpesan kepada kader yang kini aktif di struktur partai bahwa tidak cukup untuk bertugas di wilayahnya sendiri. Tapi juga harus mampu melakukan pengabdian ke lain daerah untuk lakukan tugas-tugas pengorganisasian.

“Tidak akan lengkap jika belum melakukan pengorganisasian di Nusantara untuk menjalankan prinsip kebangsaan yang dikembangkan PDI Perjuangan,” tuturnya. (goek)

Komentar