Kamis
10 September 2026 | 7 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kader Baguna Siap Bantu Atasi Bencana Asap

pdip-jatim-211207-mobil-baguna-2-1

JAKARTA – Kader Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan telah selesai mengikuti ajang penggemblengan selama lima hari sejak 16 September di Bumi Perkemahan Sukamantri, Gunung Salak, Bogor.

Berbekal materi pelatihan di medan terjal dan tantangan berat hutan di pegunungan, 100 anggota Baguna yang telah dilatih Badan SAR Nasional (Basarnas) itu siap diturunkan ke daerah yang terkena bencana asap.

“Sekarang ini bangsa kita sedang banyak bencana, termasuk asap yang sudah sangat mengkhawatirkan. Ini nanti sudah bisa langsung diturunkan,” kata Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Eriko Sotarduga dalam siaran persnya, Minggu (20/9/2015).

Sebagaimana sudah diinstruksikan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, jelas Eriko, kader PDI Perjuangan harus hadir bersama-sama dengan rakyat ketika terjadi bencana. Untuk itu, melalui Baguna, lanjut dia, PDI Perjuangan berkomitmen mendedikasikan diri kepada bangsa.

Apalagi, tambahnya, dari segi geografis, potensi terjadinya bencana di berbagai daerah di Indonesia sangat tinggi. “Kita tentu tidak bisa hanya mengandalkan personel Basarnas yang dari segi jumlah jika dibandingkan dengan cakupan potensi bencana di negara ini sangat banyak. Makanya, kader PDI Perjuangan di Baguna dilatih untuk bisa membantu Basarnas,” ujarnya.

Selain mereka akan berperan langsung dalam penanganan bencana, pelatihan ini juga sekaligus sebagai upaya membangun kesadaran di tengah masyarakat agar lebih sigap dan siap ketika terjadi bencana.

Eriko mencontohkan bagaimana Jepang yang juga punya potensi tinggi terjadi bencana tetapi masyarakatnya sudah punya kesadaran bagaimana ketika menghadapinya. “Inilah yang selalu ditekankan Ibu Megawati, bahwa kita harus selalu siap dan sigap karena banyak daerah di Indonesia memang rawan dan punya potensi tinggi terjadi bencana,” jelasnya.

PDI Perjuangan menargetkan setidaknya ada 800 personel Baguna yang mengikuti pelatihan oleh Basarnas. Dengan jumlah setara satu batalion, Eriko meyakini akan sangat membantu pemerintah dalam bergotong royong dengan masyarakat menghadapi dan menangani bencana. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Anas Karno Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Layani IKD di Pemukiman Warga

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jatirogo

TUBAN – Musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di kawasan barat utara Kabupaten Tuban mendapat ...
EKSEKUTIF

Rijanto Minta Aparat Tak Tunda Laporan Warga Kekurangan di Tengah Kekeringan

Bupati Blitar Rijanto meminta aparat desa dan kecamatan tidak menunda laporan warga yang mulai kekurangan akibat ...
KRONIK

Pelantikan GOW Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Perempuan Lebih Berdaya dan Mandiri

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mendorong kaum perempuan lebih berdaya dan mandiri. Hal itu ...
HEADLINE

Hasto: Indonesia Kehilangan Intelektual yang Menghidupkan Pemikiran Bung Karno untuk Generasi Muda

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut Indonesia kehilangan sosok intelektual yang ...
KRONIK

Agung Priyanto Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Partisipasi Masyarakat

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ponorogo, Agung Priyanto, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) ...