Rabu
23 September 2026 | 6 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Juni Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Surabaya Gelar Refleksi Kelahiran Putra Sang Fajar

pdip-jatim-240607-refleksi-bbk

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar acara refleksi kelahiran Bung Karno pada Kamis (6/6/2024) malam. Acara ini berlangsung di rumah kelahiran Bung Karno di Jalan Pandean Gang 4 nomor 40, Surabaya.

Bung Karno, yang lahir pada 6 Juni 1901 di Surabaya, menjadi fokus peringatan ini. Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono, peringatan ini merupakan bagian dari peringatan Juni Bulan Bung Karno.

“Sebelumnya, kami memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni dalam sebuah upacara yang dihadiri kader-kader PDI Perjuangan,” ujar Adi Sutarwijono.

Selain itu, peristiwa wafatnya Presiden pertama RI, Ir. Sukarno pada 21 Juni 1970 di Jakarta, yang dimakamkan di Blitar, juga dikenang. “Tiga peristiwa penting itu membuat bulan Juni menjadi istimewa bagi Bung Karno, yang telah mewariskan gagasan-gagasan besar dan brilian kepada generasi penerus,” ujarnya.

Acara di Pandean malam itu dihadiri oleh Wakil Walikota Surabaya, Armuji, Ustadz Aris Yoyok, serta ratusan kader PDI Perjuangan dan warga masyarakat.

Dalam sambutannya, Armuji menyampaikan bahwa di rumah kecil dan sederhana di Jalan Pandean Gang 4 nomor 40 inilah Bung Karno dilahirkan. Oleh karena itu, Bung Karno juga dikenal dengan sebutan Sang Putra Fajar.

“Rumah kecil dan sederhana ini, 123 tahun lalu telah melahirkan tokoh besar, yang kelak membebaskan bangsanya. Gagasan-gagasan Bung Karno menggedor dan bergema sampai dunia internasional,” ujar Armuji.

Kader banteng senior ini juga mengingatkan bahwa Bung Karno adalah seorang arek Suroboyo, yang mewarisi karakter pemberani, egaliter, persaudaraan kuat, dan blak-blakan.

“Bung Karno dikenal pemberani dan menentang keras ketidakadilan serta penindasan. Sikap inilah yang harus kita warisi dalam membangun Kota Surabaya. Mengutip Bung Karno, kita warisi apinya, jangan abunya!” tambahnya.

Peringatan hari kelahiran Bung Karno ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Armuji, yang diserahkan kepada Farida, Ketua RT di kampung Soekarno.

“Mohon dijaga dan dirawat terus kampung ini sebagai tanda kelahiran Bung Karno,” kata Armuji kepada Farida.

Bung Karno lahir pada 6 Juni 1901 di Surabaya, di kampung Pandean Gang 4 nomor 40. Ayahnya, Soekemi Sosrodiharjo, adalah seorang guru di Sulung, sedangkan ibunya, Ida Ayu Nyoman Rai, berasal dari Bali.

Setelah berpindah-pindah karena tugas mengajar sang ayah, keluarga Bung Karno akhirnya menetap di Blitar.

Saat usia sekolah menengah, Bung Karno indekos di rumah HOS Tjokroaminoto, pemimpin Sarikat Islam, di Jalan Peneleh Gang VII No. 29-31.

Bung Karno remaja bersekolah di Surabaya, kini Kantor Pos Jalan Kebon Rojo. Bung Karno melanjutkan pendidikan di Technische Hoogeschool te Bandoeng (sekarang ITB) hingga meraih gelar insinyur.

Di Bandung, Bung Karno mendirikan Partai Nasional Indonesia dengan sikap non-kooperatif terhadap kolonial Belanda. Akibat perlawanan keras terhadap Belanda, Bung Karno dipenjara dan dibuang ke sejumlah tempat, termasuk Ende, Flores.

Pada 17 Agustus 1945, Bung Karno dan Bung Hatta membacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia, menandai lahirnya Republik Indonesia yang merdeka. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Cegah Stunting, Mbak Nia Dorong Keluarga Perkuat Gizi dan Pendampingan Anak

SUMENEP – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengajak masyarakat memperkuat upaya ...
LEGISLATIF

Sri Untari Bawa Aspirasi Guru Olahraga ke Raperda Keolahragaan dan Kepemudaan

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno memastikan berbagai aspirasi guru olahraga akan dibawa ...
KRONIK

Ina Ammania: AI bukan Jalan Pintas Selesaikan Tugas Akademik

BONDOWOSO – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, mengingatkan mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) ...
LEGISLATIF

Khamim Tohari Berharap Konflik Songgoriti Tuntas, Jadi Kado HUT ke-25 Kota Batu

BATU – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu Khamim Tohari berharap penuntasan konflik pengelolaan dan ...
PEMILU

Puan Tegaskan Ambang Batas Parlemen 5 Persen Masih Wacana Informal Antarparpol

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan wacana ambang batas parlemen ...
EKSEKUTIF

Eri Beber Alasan Pemkot Surabaya Libatkan Warga dalam Pemeringkatan Desil

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi membeberkan alasan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melibatkan warga dalam ...