Selasa
09 Juni 2026 | 1 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Siapapun Jadi Presiden, Kita Harus Terima

Jokowi - salam

Jokowi - salamKARAWANG – Pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2014 semakin dekat. Calon presiden Joko “Jokowi” Widodo berharap pemilihan pilpres berlangsung lancar dan damai. Pria yang akrab disapa Jokowi ini meminta warga Indonesia menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Siapa pun yang menjadi presiden, karena semua takdir Allah, kita harus menerima,” kata Jokowi saat menghadiri acara “Tasyakuran dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa” di Pondok Pesantren (ponpes) Al Baghdadi, Rengasdengklok, Karawang, Jumat (4/7/2014) malam.

Malam itu, Jokowi tak datang untuk menyerukan salam dua jari di hadapan puluhan ribu jemaah yang datang. Ia meminta dua kubu pendukung capres-cawapres untuk tidak saling bentrok, siapapun yang menang nanti.

“Tidak usah ada gesek-gesekan. Tidak usah ada yang menghasut untuk saling bentrok-bentrokan. Kita semua adalah sebangsa, setanah air. Kita semua adalah saudara,” kata capres nomor urut dua ini.

Menurut Jokowi, yang terpenting adalah bagaimana pemimpin yang baru dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga kesejahteraan rakyat.

Mantan Wali Kota Solo ini kemudian mengingatkan warga untuk tidak termakan fitnah tentang dirinya. Jokowi meminta pendukungnya membalas fitnah tersebut dengan kebaikan.

“Karena kita semua adalah saudara, semoga yang difitnah diberi kesadaran oleh Allah dan mau memperbaiki diri,” ujar Gubernur DKI Jakarta nonaktif itu.

Jokowi yang hadir mengenakan baju koko dan peci hitam itu pun didoakan oleh pimpinan Ponpes Al Baghdadi, Junaedi Al Baghdadi serta puluhan ribu jemaah yang hadir.

“Ini keenam kalinya duduk bersama abah. Insya Allah, yang ketujuh dia akan datang lagi sebagai presiden,” kata Junaedi.

Junaedi mengatakan, pasangan nomor urut 1, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa juga pernah datang ke tempatnya. Menurut dia, Jokowi-Jusuf Kalla dan Prabowo-Hatta adalah anak bangsa yang terbaik. Namun, di antara yang terbaik itu ada yang istimewa.

“Siapa yang diistimewakan? Mereka yang dikehendaki oleh Allah. Siapa itu?” tanya Junaedi.

“Jokowi,” teriak warga. “Kau yang berucap, aku yang mengamini,” timpal Junaedi. Kompas

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Selendang Semanggi Resmi Hadir di Tunjungan, Ikon Kuliner Surabaya Kian Mendunia

Kuliner khas Surabaya, semanggi, kini memiliki pusat kuliner permanen di Jalan Tunjungan. Kehadiran Selendang ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno, Kader PDIP Kota Madiun Nyekar Makam Pahlawan 

MADIUN – Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar ziarah dan tabur bunga ...
KRONIK

Safari Gemarikan, Sonny Ajak Masyarakat Tingkatkan Asupan Protein Hewani

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mengajak masyarakat menjadikan ikan menu utama ...
BERITA TERKINI

Diana Sasa Temukan Banyak Mata Air di Lokasi Tambang Sayutan: “Harus Dievaluasi”

MAGETAN – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, turun langsung meninjau lokasi aktivitas tambang di Desa ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi untuk Lindungi Industri Manufaktur

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendesak pemerintah menyiapkan langkah mitigasi konkret untuk menjaga daya ...
KRONIK

Bupati Ipuk Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Progres 75 Persen

BANYUWANGI – Pemerintah pusat membangun Sekolah Rakyat (SR) di Banyuwangi. Saat ini, progres pembangunannya ...