Minggu
21 Juni 2026 | 4 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Nyalakan Terus Semangat Revolusi Jihad

pdip-jatim-jokowi-buka-pospenas

pdip-jatim-jokowi-buka-pospenasSERANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para santri di seluruh tanah air untuk menemukan kembali api semangat jihad yang dikobarkan Kiai Hasyim Asy’ari 71 tahun yang lalu untuk membakar semangat para santri melawan penjajah. Dengan resolusi jihad itu para santri berjuang bersama-sama dengan elemen bangsa yang lain membela tanah air sampai titik darah penghabisan.

“Sehingga, sejarah mencatat para santri telah mewakafkan hidupnya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan mewujudkan cita-cita kemerdekaan,” kata Presiden Jokowi pada pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) ke-7 Tahun 2016, di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Serang, Banten, Jumat (22/10) malam.

Setelah 71 tahun berlalu, Presiden menegaskan, api semangat jihad tersebut tidak boleh padam. Api semangat jihad harus menjadi bagian penting dalam membentuk semangat kemerdekaan, kebangsaan, dan ke-Indonesia-an dari para santri di seluruh penjuru tanah air.

“Api semangat jihad harus terus hidup di dada para santri untuk berjuang menghadapi tantangan-tantangan baru di era kemerdekaan ini. Kita harus menyalakan terus semangat jihad dalam menghadapi kemiskinan, menghadapi kebodohan, menghadapi ketimpangan sosial,” kata Presiden.

Presiden menegaskan, untuk menjadi bangsa yang besar dan diperhitungkan bangsa-bangsa lain di dunia, kekuatan Indonesia bukan hanya jumlah penduduk yang besar ataupun kekayaan alam yang berlimpah. Kekuatan bangsa Indonesia sesungguhnya adalah semangat jihad kebangsaan dan semangat cinta tanah air yang telah diwariskan oleh para ulama pendahulu bangsa ini.

Dengan mewarisi semangat jihad itu, Presiden berharap para santri berlomba-lomba meningkatkan kemampuan diri, terutama mengasah diri di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, prestasi di bidang olahraga, serta tidak lupa membangun kepribadian bangsa dengan menyemarakkan seni dan budaya.

“Itulah jihad kebangsaan untuk menjadi bangsa yang tangguh, bangsa yang produktif, bangsa yang inovatif, dan pantang menyerah,” tutur Presiden seraya menambahkan, dengan bekal semangat itu bangsa Indonesia akan semakin optimis menghadapi segala hambatan dan tantangan untuk menjadi bangsa pemenang.

Pembukaan Pospenas ke-7 itu dihadiri oleh Menko PMK Puan Maharani, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menpora Imam Nahrawi, dan Gubernur Banten Rano Karno. (setkab)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

18 PAC Se-Sidoarjo Serempak Doa Bersama Peringati Haul ke-56 Bung Karno, Libatkan Kiai Kampung Hingga Santunan Anak Yatim

SIDOARJO – Memperingati lima puluh enam tahun wafatnya Sukarno, Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, ...
KABAR CABANG

Sebanyak 480 Kader PDI Perjuangan Tulungagung Ziarah di Makam Bung Karno

TULUNGAGUNG – Ratusan kader PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung melaksanakan ziarah di makam Bung Karno usai ...
LEGISLATIF

Bertemu Warga Ngawi, Kanang “Banjir” Keluhan Kondisi Perekonomian

NGAWI – Beragam keresahan masyarakat Kabupaten Ngawi disampaikan langsung kepada Anggota DPR RI Fraksi PDI ...
KABAR CABANG

Serunya Turnamen Tenis Meja “Soekarno Cup I” di Bojonegoro

BOJONEGORO – Memperingati Bulan Bung Karno 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jember Pastikan Kepengurusan hingga Anak Ranting Aktif dan Penuhi Syarat Pemilu

DPC PDI Perjuangan Jember memastikan kepengurusan hingga tingkat anak ranting aktif dan telah memenuhi syarat ...
KABAR CABANG

Bumikan Pemikiran Bung Karno, PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Konco Lidasi

BANYUWANGI – Pada momentum Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menggelar diskusi bersama anak muda (Gen ...