Senin
28 September 2026 | 12 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Dana KIP Jangan untuk Beli Pulsa

pdip jatim - Jokowi bagi Kartu KIS Jombang

pdip jatim - Jokowi bagi Kartu KIS JombangJOMBANG – Sebelum membuka acara Muktamar NU ke-33, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan Kartu Asistensi Penyandang Disabilitas, Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada warga Jombang, Sabtu (1/8/2015) sore.

Pembagian ‘kartu sakti’ untuk warga beberapa desa itu dipusatkan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ikatan Insan Cendekia Medika (STIKES ICME) di Jalan Halmahera No 33 Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.

Kartu yang dibagikan secara simbolis kepada perwakilan warga, mencapai 2.010 kartu. Seperti biasa, Jokowi memanfaatkan kesempatan itu untuk berdialog langsung dengan warga. Kepada seorang pelajar menerima KIP, dia berpesan agar uang yang diberikan sisanya untuk ditabung, bukan untuk keperluan lain seperti membeli pulsa.

“Saya harapkan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya jangan sampai ada yang beli pulsa. Kalau ketahuan saya cabut. Kita buat janji ya,” ujar Jokowi.

Selain membagikan kartu sakti, Jokowi juga membagikan sembako kepada masyarakat tidak mampu, serta sepeda dan bendera merah putih sebagai persiapan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-70.

Pejabat yang hadir mendampingi Presiden Jokowi, di antaranya Menko bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pendikan Dasar Menengah dan Kebudayaan Anies Baswedan, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Fahmi Idris, serta Gubernur Jatim Soekarwo.

Sementara itu, Mensos Khofifah Indar Parawansa mengatakan, sebanyak 2.010 kartu dibagikan oleh presiden di Jombang. Kartu tersebut meliputi KKS, KIP, dan KIS. Untuk KIP, tingkat SD mendapatkan uang Rp 450.000 setiap anak per tahun.

Sedangkan tingkat SMP mendapatkan Rp 750.000 per tahun, dan tingkat SMA mendapar Rp 1 juta per tahun. “Uang itu akan diterimakan setiap kenaikan kelas,” terang Khofifah. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Guntur Wahono Dorong Gen Z Perkuat Ilmu dan Kepedulian untuk Indonesia Emas

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Guntur Wahono menegaskan, generasi muda harus menyiapkan ...
KRONIK

Banyuwangi Luncurkan Bapenda Online 24 Jam, Permudah Layanan Pajak

BANYUWANGI – Mempermudah layanan administrasi perpajakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meluncurkan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Tunjungan Romansa, Donasi Ilegal dan Eksploitasi Hewan Disorot

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan di kawasan Jalan Tunjungan atau Tunjungan ...
KRONIK

DPC Bojonegoro Berduka untuk Mas Guruh, Kirim Air Bersih ke 7 Desa Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Seluruh jajaran DPC PDI Perjuangan Bojonegoro berduka seiring berpulangnya, Guruh Irianto ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Desak Pemprov Perketat Perlindungan Data Warga untuk Cegah Pinjol Ilegal

SURABAYA – DPRD Jawa Timur mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim memperkuat sistem pelindungan data pribadi ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono: Aspirasi Anak Muda Harus Berujung Kebijakan, Bukan Berhenti di Forum

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Guntur Wahono menegaskan, persoalan yang disampaikan ...