Selasa
10 Maret 2026 | 4 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Ajak Pendukung Lebih Tekun Door to Door

Jokowi di Pasar Babat

Jokowi di Pasar BabatLAMONGAN – Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) ibarat gula. Di mana ada dirinya, di situ rakyat mengerubutinya. Dari desa hingga kota, rakyat berduyun-duyun mendatangi tempat acara yang akan dia datangi. Seperti itu pula yang terjadi Minggu (29/6/2014) di Pasar Babat, Lamongan, Jawa Timur siang ini.

Dua ribuan massa menyemut di depan pasar. Mereka menanti kehadiran Jokowi. Walau saat datang Jokowi hanya bicara tak genap 5 menit, namun massa tetap bergeming dari lokasi. Padahal terik matahari siang menyengat di bulan puasa ini.

Di atas sebuah mobil terbuka yang dijadikan panggung kecil, Jokowi berbicara pada warga melalui sebuah pengeras suara sederhana. Kembali ia menyampaikan pesan yang sama seperti yang sebelumnya ia lakukan di titik pertemuan lain.

Nampak di sini bagaimana ia menghadapi serangan isu negatif terhadap dirinya adalah dengan menjumpai rakyatnya dan menyampaikan pesan yang sama untuk membentuk persepsi yang sama di kalangan calon pemilihnya.

Baca juga: Siap Perhatikan Nasib Nelayan

Salah satu misalnya, dengan becanda, Jokowi mengklarifikasi dan meyakinkan tentang asal usul keluarganya. “Wajah saya ini kan ndeso, masa saya diisukan anaknya orang Singapura? Orang Singapura kok wajahnya ndeso,” kata dia sambil tertawa yang disambut tawa hadirin.

“Ada lagi yang bilang, kalau Jokowi jadi presiden sertifikasi guru akan dihapus. Itu gimana logikanya, ya jelas justru ditambah karena guru itu penting,” ujar dia menanggapi isu yang marak di kalangan guru.

Selain merespon isu negatif yang menyerangnya, Jokowi juga mengingatkan pendukungnya untuk menggunakan sisa waktu 10 hari yang ada untuk tekun mendatangi rumah ke rumah (door to door) mengenalkan sosok capres nomor 2 Joko Widodo – Jusuf Kalla.

“Saya maunya Babat menang total. Bisa nggak?” tanya Jokowi.

“Bisa!” teriak massa.

“Berapa persen targetnya?” tanya Jokowi lagi.

Beragam jawaban terlontar dari massa yang terus mengacungkan dua jari. “Bener ya, nanti tanggal 9 Juli saya mau lihat Babat bisa 80% atau tidak,” pungkas Jokowi mengakhiri orasinya. (sa)

Baca juga: Massa Iringi Jokowi di Gresik

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Soroti Banyak Aset BUMD Belum Bersertifikat, Hambat Pengembangan Bisnis

SURABAYA – Komisi C DPRD Jawa Timur menyoroti banyaknya aset strategis milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ...
KRONIK

Seleksi Terbuka Banteng Jatim FC U-17 di Bangkalan, Bupati Lukman: Panggung Emas untuk Atlet Muda

BANGKALAN – Kabupaten Bangkalan bersiap menjadi pusat perhatian talenta muda sepakbola di Pulau Madura. DPD PDI ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Dorong Pengembangan Wisata Blitar, Sertifikasi Pelaku Wisata Jadi Kunci

BLITAR – Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Blitar dinilai perlu terus dioptimalkan agar mampu memberikan ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Tindaklanjuti Laporan Makanan Bermasalah dalam Program MBG

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita memastikan pihaknya akan menindaklanjuti temuan ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi: Wisata Kota Harus Berdampak Ekonomi bagi UMKM dan Warga

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mendorong pengembangan destinasi wisata yang tidak hanya menarik ...
KRONIK

Bukber Tanpa Sekat di Pendopo Nganjuk, Ribuan Warga Duduk Bersila Bersama Bupati

NGANJUK – Menjelang senja di bulan Ramadan, Pendopo KRT Sosro Koesoemo Nganjuk tampak berbeda dari biasanya. Jika ...