Senin
04 Mei 2026 | 5 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Joko Suyono Kawal Pengaduan Janda soal Dipersulit Mendapatkan Ijin Usaha

pdip-jatim-dprd-magetan-250322-joko-suyono-a

MAGETAN – Wakil Ketua Komisi A DPRD Magetan, Joko Suyono memastikan, pihaknya bakal mengawal hingga tuntas pengaduan dari Rini Darwati, seorang warga Desa Panggung Kecamatan Barat. Janda tuna netra tersebut mengadukan, dirinya dipersulit dalam mendapatkan ijin usaha kerja sama perdagangan bahan bakar minyak (BBM).

“Kami dari wakil rakyat akan terus mengawasi dan memastikan masyarakat mendapatkan perlakuan yang adil tanpa ada perbedaan,” kata Joko Suyono, Jumat (25/3/2022).

Karena itu, lanjut wakil rakyat dari PDI perjuangan tersebut, Komisi A mengundang sejumlah pihak terkait pengaduan tersebut untuk diperdengarkan keterangannya dalam rapat dengar pendapat hari Kamis (24/3) kemarin.

Sejumlah pihak diundang diantaranya Kepala Desa, Camat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

“Kami undang semua yang terlibat terkait Bu Rini Darwati dalam RDP (rapat dengar pendapat) Komisi A,” ujar Joko Suyono.

Guna penyelesaian selanjutnya, pihak dewan mengagendakan mengundang pihak operator pengisian BBM dan kemudian mempertemukan pihak-pihak terkait.

DPRD menyarankan, bila semua persyaratan legal formalnya terpenuhi, maka tidak ada alasan untuk tidak memberikan pelayanan sesuai aturan yang berlaku.

Pada Senin (21/3) lalu, Rini Darwati didampingi anaknya, melaporkan persoalannya kepada dewan. Ia mengaku juga telah melayangkan surat kepada bupati. Pelaporan kepada dewan dan bupati dilakukan menyusul upaya yang ia lakukan di desa maupun kecamatan tak mendapatkan kejelasan.

Rini Darwati, dalam pengaduannya seperti dikutip dari petisi.co menjelaskan, sejak April tahun lalu dirinya akan menyewakan tanah seluas kurang lebil 500 meter persegi miliknya kepada perusahaan penyedia BBM.

Namun, ia mengaku kesulitan mendapatkan rekomendasi ijin dari Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Kepala Desa (Kades) setempat, termasuk dari pihak kecamatan.

Padahal, lanjut Rini, ia sudah mendapatkan ijin dari para tetangga. Termasuk dari pihak PLN, lantaran di dekat tanah tersebut terdapat travo. (rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

UMKM

Nuansa Tempo Dulu di Pasar Panganan Giri Biyen Gresik, Transaksi Pakai Koin Gobog

GRESIK – Suasana Kampung Kajen, Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, tampak berbeda pada Minggu ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Apresiasi Layanan Haji Makin Cepat, Lepas 3 Kloter JCH Surabaya dengan Pesan Kekompakan

Eri Cahyadi apresiasi layanan haji di Surabaya makin cepat, lepas 3 kloter JCH dengan pesan kekompakan dan ...
KRONIK

Ringankan Beban 6.500 Pedagang Pasar, Bupati Ipuk Gratiskan Retribusi Sabtu-Minggu

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi membebaskan pungutan retribusi bagi ribuan pedagang pasar ...
KABAR CABANG

PDIP Tulungagung Komitmen Kawal Aspirasi Guru dan Tendik PPPK Paruh Waktu Terkait Kesejahteraan dan Keadilan

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung siap mengawal dan memperjuangkan aspirasi guru dan tenaga ...
LEGISLATIF

Ama Siswanto Tinjau Pembangunan Sumur Bor, Harap Warga Tidak Lagi Kesulitan Dapatkan Air

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jombang, Ama Siswanto, meninjau langsung realisasi ...
SEMENTARA ITU...

Cak Eri Ajak Gen Z Karah Jadi Motor Ekonomi Kampung

Eri Cahyadi dorong Kampung Pancasila di Karah Surabaya, libatkan Gen Z, UMKM, dan ekonomi warga berbasis ...