Kamis
10 September 2026 | 6 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang Pemilu 2024, Basarah: Perilaku Hoaks Bisa Mengancam Persatuan dan Kesatuan

pdip-jatim-230722-baskara-malang-1

MALANG – Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh hukum dan nasionalis di Kota Malang, Senin (17/7/2023). Pertemuan ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap penyebaran isu hoaks dan ujaran kebencian menjelang Pemilu 2024.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh para tokoh hukum dan nasionalis terkemuka tersebut, Basarah menyoroti pentingnya menjaga persaudaraan dan persatuan bangsa dalam proses Pemilu.

Dia menekankan bahwa konfrontasi dan saling caci maki antara pendukung yang terjadi dalam Pemilu sebelumnya pada tahun 2019 harus dihindari agar tercipta suasana kondusif dalam Pemilu mendatang.

“Kita harus memperbaiki diri untuk Pemilu 2024 agar dapat mengawasi keluarga kita sendiri dan mencegah perilaku hoaks yang bisa mengancam persatuan dan kesatuan,” tegas Basarah.

Basarah juga mengingatkan pentingnya memilih pemimpin calon presiden (capres) yang memiliki kualitas kinerja baik dalam bidang eksekutif maupun legislatif dan bukan karena agamanya ataupun sukunya.

Menurut pria yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI dapil Malang Raya itu, pemimpin yang dipilih harus memiliki rekam jejak kuat dan mampu mengemban tugas kepemimpinan dengan baik.

Acara ini dihadiri oleh beberapa tokoh terkemuka di Kota Malang, antara lain Saifudin Zuhri, Caleg DPRD Jatim PDI Perjuangan Dapil Malang Raya, Anastasia Ida Susanti, seorang calon legislatif dari PDI Perjuangan di dapil Lowokwaru.

Hadir pula Nur Saifur Rauf, Sekretaris Peradi Malang; Petrus Paulus Wagimun, tokoh Katolik Paroki Ijen; Clemens Hari Santoso, Ketua Bumdes Bersama Rakyat Maju; Garuda Gema Perkasa, mantan aktivis GMNI; dan Dicky Sulaiman, Wakil Ketua Kadin Kota Malang.

Dalam kesempatan tersebut, tokoh-tokoh tersebut menyampaikan dukungan mereka terhadap upaya Ketua Tim Koordinator Relawan Ganjar dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga persatuan dan menghindari penyebaran hoaks serta ujaran kebencian.

Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum awal bagi upaya pencegahan dan penanggulangan isu hoaks serta ujaran kebencian yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jatirogo

TUBAN – Musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di kawasan barat utara Kabupaten Tuban mendapat ...
EKSEKUTIF

Rijanto Minta Aparat Tak Tunda Laporan Warga Kekurangan di Tengah Kekeringan

Bupati Blitar Rijanto meminta aparat desa dan kecamatan tidak menunda laporan warga yang mulai kekurangan akibat ...
KRONIK

Pelantikan GOW Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Perempuan Lebih Berdaya dan Mandiri

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mendorong kaum perempuan lebih berdaya dan mandiri. Hal itu ...
HEADLINE

Hasto: Indonesia Kehilangan Intelektual yang Menghidupkan Pemikiran Bung Karno untuk Generasi Muda

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut Indonesia kehilangan sosok intelektual yang ...
KRONIK

Agung Priyanto Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Partisipasi Masyarakat

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ponorogo, Agung Priyanto, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) ...
KABAR CABANG

Dampak Kemarau Panjang, DPC Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Penambangan

TUBAN – Dampak kemarau panjang kian meluas dan memperparah krisis air bersih di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa ...