Kamis
16 April 2026 | 9 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang 100 Hari Kerjanya, Eri Cahyadi Dapat Kado Buku dari Wartawan Antara

pdip-jatim-buku-eri-1

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendapatkan kado spesial berupa buku berjudul “Mengubah Wajah Sejarah: Jalan Politik Eri Cahyadi, PDI Perjuangan dan Pilkada Surabaya” dari penulis buku sekaligus wartawan Kantor Berita Antara, Abdul Hakim, menjelang 100 hari kerjanya pada 7 Juni 2021.

Buku ini menjelaskan perjalanan politik Eri Cahyadi di Pilkada Surabaya 2020 mulai dari bursa cawali-cawawali, pendaftaran pilkada, fit and proper test, kampanye, debat pilkada, pemungutan suara, sidang sengketa pilkada, pelantikan hingga menjadi Wali Kota Surabaya.

“Saya menyambut baik sekaligus memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada penulis atas terbitnya buku ini,” ucap Eri Cahyadi saat menerima buku dari penulis di ruang kerjanya, Kamis (3/6/2021).

Dia mengaku tidak mudah untuk memimpin Kota Surabaya, terutama di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Namun dengan semangat gotong royong dan kolaborasi dengan segenap stakeholders yang ada, kader Banteng ini yakin tantangan tersebut dapat diatasi.

Eri bahkan mempunyai tekad membawa Kota Surabaya menuju “A world class business environment” atau ekosistem bisnis di Surabaya berkelas dunia.

Ekosistem bisnis itu, mulai dari SDM, infrastruktur, sistem perizinannya, kesiapan tenaga kerja, dukungan pemerintah, dan sebagainya. Kemudahan berbisnis di Surabaya terus ditingkatkan.

Untuk mewujudkan itu, terang Eri, dibutuhkan sinergitas antara pemerintah kota dengan pengusaha. Sebab dengan begitu dunia usaha akan tetap bisa bergeliat dan membuka lapangan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda.

Sementara itu, penulis buku Abdul Hakim mengatakan, buku setebal 500 halaman lebih ini merupakan buku trilogy, atau lanjutan dari buku pertama dan keduanya. Buku pertama berjudul Tri Rismaharini yang terbit pada 2014 dan buku kedua, Merajut Kemelut: Risma, PDIP dan Pilkada Surabaya terbit pada 2015.

Menurut Hakim, antara Eri Cahyadi dan Tri Rismaharini sebetulnya terdapat persamaan. Keduanya adalah sama-sama birokrat yang mengawali karir politiknya saat menjabat sebagai Kepala Bappeko Surabaya.

Soal gaya kepemimpinan mampukah Eri Cahyadi seperti Risma, Abdul Hakim mengatakan, jika dilihat dari gaya blusukannya mungkin bisa dikatakan sama. Tapi masih butuh waktu.

Penulis juga mengutip pernyataan Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono, yang membedakan Risma dengan Eri, yakni Risma lebih mendahulukan infrastruktur, sementara Eri memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Eri mencoba menempatkan SDM sebagai yang utama, karena pembangunan infrastruktur pascareformasi di Surabaya, relatif sudah terpenuhi.

Selain itu, Eri dinilai bisa lebih luwes melakukan koordinasi dengan mitranya di DPRD Surabaya, sekaligus bersinergi dengan lembaga negara di Surabaya baik Kejaksaan, BPN, perguruan tinggi lainnya. Bahkan juga dengan Gubernur Jatim serta kepala daerah di wilayah Surabaya Raya.

Eri Cahyadi juga bisa menjalin komunikasi politik dengan partai politik yang sebelumnya menjadi rivalnya di Pilkada Surabaya 2020. “Sikap yang ditunjukkan Eri Cahyadi yang membuat peta politik di Kota Surabaya menjadi sejuk. Harapan besar ada di pundak Pak Eri untuk menjadikan Surabaya menjadi lebih baik,” katanya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...