Minggu
16 Agustus 2026 | 9 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jakarta PSBB, Banyuwangi Antisipasi Gelombang Pemudik

pdip-jatim-gugus-tugas-banyuwangi

BANYUWANGI – Jajaran Forpimda Banyuwangi melakukan koordinasi untuk mengintensifkan posko pemantauan di sejumlah titik masuk Banyuwangi. Koordinasi dilakukan untuk mengantisipasi kedatangan para pemudik seiring dengan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

“Kemarin kami koordinasi dengan Forpimda di Posko Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi. Hadir Kapolresta dan Dandim, bersama kami menggelar rapat virtual dengan Forpimda yang lain, juga dengan para camat,” ungkap Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Jumat (10/4/2020).

Anas mengatakan, luasnya Banyuwangi menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh pihak untuk melakukan pemantauan. Namun dengan gotong royong dari seluruh pihak hingga aparat desa, maka upaya pencegahan pandemi virus Corona atau Covid-19 akan bisa optimal.

Anas mengatakan bahwa memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 itu kuncinya ada pada kesadaran masyarakat untuk mau disiplin dan membatasi mobilitas. Masyarakat juga harus bersedia melakukan isolasi mandiri minimal selama 14 hari di rumah masing-masing.

Bagi pendatang, kata Anas, dipersilakan tinggal di rumah isolasi berbasis desa jika kondisi rumah yang bersangkutan tidak memungkinkan untuk isolasi mandiri. Rumah isolasi berbasis desa sudah ada total 212 rumah dengan hampir 500 kamar, yang kira-kira sekitar 1.000 bed dengan jarak yang diatur.

“Kebutuhan makannya dipenuhi teman-teman desa. Petugas Puskesmas juga berkoordinasi dengan kepala desa untuk memantau kesehatan,” ujarnya.

Dalam rapat koordinasi forpimda, Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol (Inf) Yuli Eko Purwanto, mengatakan, sejumlah daerah dilaporkan telah kedatangan gelombang pemudik.

“Saya kira akan terjadi juga di Banyuwangi. Semua anggota gugus tugas harus lebih fokus lagi pada upaya pencegahan penyebaran,” ujarnya.

Danlanal Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal menambahkan, Gugus Tugas akan meningkatkan pemantauan para pendatang di sejumlah cek poin, terutama pemantauan kesehatan. Pemudik perlu di-screening kesehatannya untuk meningkatkan pemantauan kesehatan.

“Pendataan akan menjadi dasar bagi tim untuk memantau kesehatan para pendatang. Petugas di cek poin wajib dilengkapi dengan tenaga medis dan alat-alat penunjang, seperti thermal gun,” imbuh Ketua DPRD I Made Cahyana Negara.

Sementara itu, Kapolresta Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin menegaskan agar seluruh anggota Gugus Tugas memaksimalkan pemantauan serta pendataan. Tidak sekedar para pendatang, namun seluruh pasien yang ODP dan PDP yang melakukan karantina mandiri.

“Karena ini adalah salah satu kunci memutus mata rantai penyebaran. Kami minta masyarakat yang datang untuk mengoptimalkan ruang isolasi mandiri berbasis desa yang telah didirikan di setiap desa di Banyuwangi. Mereka harus mengikuti protokol yang telah sama-sama disepakati,” ujar Arman. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Anggota DPRD Jatim Ony Setiawan Dorong Penguatan UMKM dan Koperasi di Tuban

TUBAN – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, menginisiasi program ...
KRONIK

Amithya Ingatkan Generasi Muda Tak Kehilangan Jati Diri di Era Digital

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengingatkan masyarakat agar tidak kehilangan jati ...
KABAR CABANG

Pengurus Ranting Se-Kecamatan Kerek dan Soko Tuban Jalani Pelantikan

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban resmi memulai rangkaian pelantikan pengurus ...
KABAR CABANG

Musran Tuntas, PDIP Kabupaten Blitar Bidik 22 Kursi pada Pemilu 2029

PDIP Kabupaten Blitar menuntaskan Musran se-kabupaten dan membidik 22 kursi DPRD pada Pemilu 2029 melalui penguatan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Apresiasi Bringinan, Pisang Cavendish Jadi Sumber Ekonomi Warga

Novita Hardini mendorong budidaya pisang Cavendish di Desa Bringinan, Ponorogo, menjadi model pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Pesan Bupati Fauzi untuk Paskibraka 2026: Disiplin Jangan Cuma Pas Upacara!

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengukuhkan Paskibraka 2026 di Pendopo Agung Keraton, Sabtu ...