Jaga Pancasila dan NKRI, SW Nugroho Ajak Masyarakat Bijak Bermedsos

 117 pembaca

JOMBANG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur SW Nugroho kembali menyelenggarakan sosialisasi wawasan kebangsaan bersama perangkat desa se-Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Kamis (23/1/2022).

Sosialisasi bertema ‘Fungsi Pancasila dalam rangka mengantisipasi revolusi Industri 4.0’ ini digelar di Balai Desa Kedunglumpang, Mojoagung.

SW Nugroho menjelaskan, hadirnya revolusi industri 4.0 di Indonesia memberi dampak besar bagi kehidupan berbangsa dan bagi Pancasila sebagai dasar ideologi bangsa.

Karena revolusi industri ini, sebutnya, dunia digitalisasi dan multi media masuk ke segala sendi kehidupan.

“Digitalisasi di dunia komunikasi misalnya, telah membuat dunia sebagai kampung kecil, boderless, ini tantangan yang luar biasa,” tandas Nugroho.

Derasnya kampanye ideologi anti Pancasila, beber legislator yang juga Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini, saat sekarang sangat terasa baik melalui sosial media maupun social messenger.

Terhadap berita hoax dan fitnah, kata Nugroho, juga harus diantisipasi. Agar Pancasila tetap terjaga dan NKRI kokoh berdiri.

“Untuk itu, kemajuan industri juga harus dibarengi dengan kemampuan masyarakat untuk bijak bermedsos. Lebih dari itu, masyarakat justru harus mampu memanfaatkan media sosial, untuk hal-hal positif, seperti berbisnis,” tuturnya.

Sosialisasi kebangsaaan diikuti kepala desa dan perangkat desa se-Kecamatan Mojoagung ini dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan ketat. Seperti menjaga jarak, memakai masker hingga penyemprotan disinfektan di lokasi acara.

Lebih lanjut, Plh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto ini menerangkan Revolusi industri 4.0 sudah mengembangkan intelegensi artifisial (AI), bot, smart machine dan lain sebagainya, yang mengancam dunia kerja.

“Kata kuncinya adalah kemampuan beradaptasi. Tanpa itu kita menjadi bagian yang tergilas oleh revolusi industri 4.0,” jelas Nugroho.

Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini pun menegaskan, di tengah kemajuan teknologi yang terus melesat saat ini, nilai-nilai luhur bangsa harus tetap dipertahankan dan harus terus disalurkan kepada masyarakat luas.

“Kalau nilai-nilai luhur bangsa dan jiwa nasionalisme hilang dari kehidupan masyarakat, maka kemajuan tersebut akan menjadi percuma,” sebutnya.

Dalam sosialisasi kebangsaan kali ini Wakil Bupati Jombang, Sumrambah turut hadir dan memberikan materi.

Hadir juga Wakil Ketua Bidang Organisasi DPC PDI Perjuangan Jombang Bahana Bela Benanda dan seluruh perangkat desa se-Kecamatan Mojoagung, Kapolsek Mojoagung dan Danramil Kabupaten Mojoagung. (rul/pr)