Selasa
03 November 2026 | 5 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jaga Ketahanan Pangan, DPC Bojonegoro Tanam Jagung dan Pisang

IMG-20260426-WA0021_copy_611x406

BOJONEGORO – Mengambil spirit “Marhaenisme” yang dicetuskan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Bojonegoro melakukan aksi nyata dengan menanam tanaman pendamping beras di lahan seluas dua hektar di Desa Kedewan, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (26/4/2026).

Langkah ini bukan sekadar aktivitas agraris biasa, melainkan implementasi langsung dari instruksi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Kader partai tingkat cabang hingga ranting turun ke ladang untuk menanam jagung dan pisang—dua komoditas yang sejak zaman pergerakan dianggap sebagai simbol kemandirian rakyat.

Pangan sebagai Senjata Ideologi
Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro, Bambang Sutriyono, menegaskan bahwa gerakan ini adalah upaya merawat ingatan sejarah.

“Kita harus ingat rumusan Bung Karno tentang Marhaen. Petani adalah sokoguru bangsa. Penanaman jagung dan pisang ini adalah cara kita memaksimalkan kekayaan Nusantara untuk kemandirian nasional,” ujar Bambang saat memberikan keterangan di sela-sela kegiatan tanam.

Bambang juga mengajak masyarakat untuk menghidupkan kembali tradisi leluhur dalam memanfaatkan setiap jengkal tanah.

“Kakek nenek kita dahulu tidak membiarkan pekarangan kosong. Ruang-ruang kosong itu harus diisi tanaman pangan sebagai benteng pertahanan keluarga dari krisis,” tambahnya.

Menghadapi Ketidakpastian Global
Di sisi lain, tantangan ekonomi internasional yang memicu lonjakan harga komoditas menuntut setiap daerah memiliki cadangan pangan alternatif.

Bidang Pertanian dan Kehutanan DPC PDI Perjuangan Bojonegoro, Rakidik, menjelaskan bahwa diversifikasi pangan adalah solusi paling logis saat ini.

“Ini adalah tindakan menjaga kedaulatan pangan. Manfaatnya mungkin tidak instan, tapi saat kondisi sulit atau krisis ekonomi global menghantam, masyarakat yang memiliki cadangan jagung dan umbi-umbian akan memiliki daya tahan lebih kuat,” ungkap Rakidik.(dian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Gagas Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Sinden Blitar Raya

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menggagas pembentukan koperasi bagi anggota ...