oleh

Inilah RPJMD Gresik 2021 – 2026 Penjabaran Visi Misi Bupati Gus Yani – Wabup Bu Min

-Eksekutif-83 kali dibaca

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrebang RPJMD) Kabupaten Gresik Tahun 2021 – 2026, Rabu (23/6/2021).

Sejumlah indikator kinerja sebagai penjabaran visi misi dirumuskan menjadi target kerja untuk dilaksanakan selama lima tahun masa pemerintahan Bupati Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Wakil Bupati Aminantun Habibah (Bu Min).

Musrenbang kali ini Gus Yani meminta masukan kritis sesuai dengan permasalahan yang ada di masyarakat. Salah satunya menghapus ketimpangan wilayah dan melakukan pemerataan pembangunan di Gresik.

Berlandaskan pada visi ‘Mewujudkan Gresik Baru yang Mandiri, Sejahtera, Berdaya Saing dan Berkemajuan Berlandaskan Akhlakul Karimah’.

Dengan mempertimbangkan permasalahan dan isu strategis serta hasil telaah terhadap dokumen RPJPD Kabupaten Gresik 2005-2025, RPJMN tahun 2020-2024; RPJMD Provinsi Jawa Timur 2019-2024.

“Kita tetap harus melangkah bersama untuk pembangunan Gresik seutuhnya,” ujar bupati yang diusung PDI Perjuangan pada Pilkada 2020 lalu.

Sementara Kepala Bappeda Gresik Hermanto Sianturi mengatakan bahwa RPJMD ini menjabarkan visi misi Bupati Gresik dan melaksanakan kegiatan terkait isu strategis selama 5 tahun, sejak dilantik pada 26 Februari 2021.

“Pelaksanaan Musrenbang ini dilaksanakan terbatas hanya menghadirkan 17 orang peserta karena pendemi. Kami juga mengundang 245 stakeholder melalui daring,” ungkapnya.

Berikut Rancangan Indikator Kinerja Utama yang telah dirumuskan oleh Bupati Gresik, yaitu Indeks Reformasi Birokrasi dari 69,4 ditargetkan sebesar 88,6 pada akhir periode RPJMD.

Kemudian, Indeks Inovasi Daerah 3,549 ditargetkan sebesar 5,200 pada akhir periode RPJMD, Indeks Daya Saing Daerah dari 2,68 ditargetkan sebesar 3.72 pada akhir periode RPJMD, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup dari 74,25 ditargetkan sebesar 81,22 pada akhir periode RPJMD.

Indeks Pembangunan Gender dari 90,03 ditargetkan sebesar 93,64 pada akhir periode RPJMD; Pertumbuhan Ekonomi dari -3,68% ditargetkan tumbuh mencapai 5,5% pada akhir periode RPJMD.

Indeks Williamson diharapkan mampu mengurangi ketimpangan hingga mencapai nilai 87 pada akhir periode RPJMD; Indeks Pembangunan Manusia dari 76,1 ditargetkan sebesar 81,12 pada akhir periode RPJMD.

Indeks Kesalehan Sosial ditargetkan mencapai angka 74 pada akhir periode RPJMD; Menurunkan Tingkat Pengangguran terbuka dari 8,21% ditargetkan menurun menjadi 5,54% pada akhir periode RPJMD.

Menurunkan Tingkat Kemiskinan dari 12,4% ditargetkan menurun hingga menjadi satu digit yati pada kisaran 9,15-8,50%.

“Gagasan inklusif ini akan kita tuangkan dalam penyempurnaan Rancangan RPJMD Tahun 2021-2026 yang selanjutnya akan dibahas dalam tahapan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah bersama DPRD Kabupaten Gresik,” timpal Sianturi. (mus/hs)