Jumat
06 November 2026 | 9 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, yang Membikin Nasi Bungkus di Kampanye PDIP Jadi Spesial

IMG_20190324_185950

TANGERANG – Ada menu spesial pada nasi bungkus bagi peserta kampanye terbuka PDI Perjuangan di Alun-alun Kota Tangerang, Minggu (24/3/2019).

Spesial, bukan karena sajian menunya yang mewah. Bahkan, tidak ada menu daging di dalamnya.

Di setiap bungkus, hanya ada setampuk nasi hangat, sayur buncis, telur balado atau telur ceplok atau telur dadar, ikan asin dan ditambah sambal. Sangat sederhana.

“Kami beruntung memiliki Ketua Umum yang pintar masak. Ini semuanya adalah resep dari Ibu Mega. Ini yang membuat menu ini jadi spesial ya,” jelas Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, saat di dapur umum kampanye terbuka itu.

Jauh-jauh hari, Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP sebagai pihak yang mengurus dapur umum acara ini sudah berkomunikasi dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Putri Sang Proklamator Kemerdekaan RI Bung Karno itu memberikan resep bagaimana membuat sejumlah menu tersebut menjadi enak disantap.

“Baguna PDIP yang biasanya beroperasi ketika tanggap bencana memang kami kerahkan untuk menyediakan makanan bagi mereka yang berkampanye dan makanan ini sangat enak,” ujar dia.

Menurut Hasto, dalam kampanye terbuka kali ini,Baguna menyiapkan 15.000 porsi nasi bungkus.

Hasto juga sempat mencicipi masakan yang langsung diolah di dapur umum, persis di samping panggung acara kampanye terbuka itu.

“Saya nambah telurnya boleh ya,” ujar dia sambil mencomot sepotong telur dadar.

Kampanye di Alun-alun Kota Tangerang ini sendiri merupakan awal rangkaian kampanye terbuka yang dimulai pada Minggu (24/3/2019).

Kampanye terbuka PDI-P pertana ini diisi sejumlah acara, mulai dari peluncuran joget 01-3, orasi politik dari fungsionaris partai, hingga atraksi seni dan budaya berupa Reog Ponorogo dan Barongsai.

Hasto menekankan, kampanye yang digelar pihaknya, yakni kampanye positif dengan menyebarkan kedamaian dan mengedepankan program serta gagasan.

“Dengan kampanye positif ini, artinya jiwanya sehat. Sementara, mereka yang mengeluarkan kampanye negatif, hoaks dan sebagainya, berarti jiwanya tidak sehat,” ujar Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Syaifuddin Zuhri Usulkan Sumur Resapan Jadi Alternatif Pengendalian Banjir Surabaya

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri mengusulkan pembangunan sumur resapan sebagai alternatif ...
LEGISLATIF

Sound Horeg Picu Pro-Kontra, DPRD Jember Siapkan Jalan Tengah Lewat Perda

JEMBER – Pro-kontra penyelenggaraan sound horeg di Kabupaten Jember mendorong DPRD mencari jalan tengah melalui ...
LEGISLATIF

44 Ribu Anak Tak Sekolah di Jatim, Sri Untari Usulkan Perluasan PJJ

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, mengusulkan perluasan program Pembelajaran Jarak ...
KRONIK

Sukseskan Bulan Bakti KKP, Pemkab Banyuwangi Bersiap Perluas Kampung Nelayan

BANYUWANGI – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar peringatan HUT ke-27 KKP dengan program Bulan Bakti ...
KRONIK

Anggota DPRD Jatim Minta Polisi Ungkap Pelaku Dugaan Kekerasan Terhadap Pelajar Magetan

MAGETAN — Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan, Diana A.V. Sasa, menyampaikan keprihatinan mendalam atas ...
SEMENTARA ITU...

Rijanto Dorong Sinergi Bulog dan Pemerintah Perkuat Peternak Ayam Petelur Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya sinergi pemerintah pusat, daerah, dan Perum Bulog untuk ...