Sabtu
25 April 2026 | 11 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, yang Membikin Nasi Bungkus di Kampanye PDIP Jadi Spesial

IMG_20190324_185950

TANGERANG – Ada menu spesial pada nasi bungkus bagi peserta kampanye terbuka PDI Perjuangan di Alun-alun Kota Tangerang, Minggu (24/3/2019).

Spesial, bukan karena sajian menunya yang mewah. Bahkan, tidak ada menu daging di dalamnya.

Di setiap bungkus, hanya ada setampuk nasi hangat, sayur buncis, telur balado atau telur ceplok atau telur dadar, ikan asin dan ditambah sambal. Sangat sederhana.

“Kami beruntung memiliki Ketua Umum yang pintar masak. Ini semuanya adalah resep dari Ibu Mega. Ini yang membuat menu ini jadi spesial ya,” jelas Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, saat di dapur umum kampanye terbuka itu.

Jauh-jauh hari, Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP sebagai pihak yang mengurus dapur umum acara ini sudah berkomunikasi dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Putri Sang Proklamator Kemerdekaan RI Bung Karno itu memberikan resep bagaimana membuat sejumlah menu tersebut menjadi enak disantap.

“Baguna PDIP yang biasanya beroperasi ketika tanggap bencana memang kami kerahkan untuk menyediakan makanan bagi mereka yang berkampanye dan makanan ini sangat enak,” ujar dia.

Menurut Hasto, dalam kampanye terbuka kali ini,Baguna menyiapkan 15.000 porsi nasi bungkus.

Hasto juga sempat mencicipi masakan yang langsung diolah di dapur umum, persis di samping panggung acara kampanye terbuka itu.

“Saya nambah telurnya boleh ya,” ujar dia sambil mencomot sepotong telur dadar.

Kampanye di Alun-alun Kota Tangerang ini sendiri merupakan awal rangkaian kampanye terbuka yang dimulai pada Minggu (24/3/2019).

Kampanye terbuka PDI-P pertana ini diisi sejumlah acara, mulai dari peluncuran joget 01-3, orasi politik dari fungsionaris partai, hingga atraksi seni dan budaya berupa Reog Ponorogo dan Barongsai.

Hasto menekankan, kampanye yang digelar pihaknya, yakni kampanye positif dengan menyebarkan kedamaian dan mengedepankan program serta gagasan.

“Dengan kampanye positif ini, artinya jiwanya sehat. Sementara, mereka yang mengeluarkan kampanye negatif, hoaks dan sebagainya, berarti jiwanya tidak sehat,” ujar Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Pesan Wabup Antok di Muspimcab PMII Ngawi: Dzikir, Fikir, Amal Sholeh Jadi Pijakan Utama

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menjadi tamu spesial dalam agenda Musyawarah Pimpinan Cabang ...
KRONIK

Gelar Ngaji Budaya, Wiwin Sumrambah Ajak Masyarakat Kembali pada Akar Tradisi

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, menekankan pentingnya sinergi antara ...
KABAR CABANG

Masjid di Kantor DPC PDIP Kabupaten Malang, Simbol Politik yang Membumi

Masjid At-Taufiq di kantor PDIP Kabupaten Malang jadi simbol perpaduan politik dan nilai spiritual, mendapat ...
KRONIK

Puti Guntur Gandeng BRIN Genjot Semangat Berdikari dan Keadilan Inovasi UMKM

SURABAYA – Anggota Komisi X DPR RI, Puti Guntur Soekarno, menekankan pentingnya menghidupkan kembali semangat ...
KABAR CABANG

Mas Dhito Harap Masuknya Anak Muda Jadi Daya Gedor Dongkrak Suara PDI Perjuangan 

Mas Dhito sebut anak muda jadi daya gedor PDIP Kabupaten Kediri untuk dongkrak suara dan rebut kursi di Pemilu ...
KABAR CABANG

Agus Wicaksono: Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Genjot Suara PDIP di Kabupaten Kediri

Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Agus Wicaksono sebut sinergi tiga pilar jadi kunci PDIP Kabupaten Kediri genjot suara ...