Rabu
22 April 2026 | 2 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Motivasi Puti untuk Entrepreneur Muda

pdip jatim puti mahasiswa ponorogo1

PONOROGO – Ratusan pemuda di Jawa Timur, tergabung dalam Smart Entrepreneur Club menggelar dialog kebangsaan bersama Cawagub Jatim Puti Guntur Soekarno dan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Drs Fauzan di Hotel Maesa, Kabupaten Ponorogo, Kamis (7/6/2018).

Tema yang diambil adalah ‘Membangun Generasi Muda yang Mandiri dan Berwawasan Kebangsaan’. Dengan mengambil tema tersebut, diharapkan kedepan pemuda semakin maju dan berani dalam melakukan inovasi yang positif.

Mbak Puti, panggilan akrab Puti Guntur Soekarno menyampaikan, agar Smart Entrepreneur Club bisa maju dan berkembang tentu perlu adanya peran serta dari pemerintah.

Meski demikian, peran serta pemerintah Itu jangan sampai membatasi hasil karya anak muda. Tapi, pemerintah harus memberikan fasilitas seluas-luasnya.

“Karena pemuda milenial itu kreatif, dan harus diberikan ruang seluas-luasnya,” kata Mbak Puti.

Mantan anggota DPR RI Komisi X itu pun mengajak mereka tidak takut gagal, dan berani mengambil risiko. “Kalau tidak, jangan harap bisa maju. Jangan putus mimpi,” ujarnya.

Puti lantas menceritakan kakeknya Presiden pertama RI Ir Soekarno yang pernah mengatakan ‘Berikan aku 10 pemuda akan aku guncang dunia’.

“Karena, di dalam perjalanan Bangsa Indonesia sampai sekarang ini yang bisa mengubah itu anak muda, bukan orang tua,” terangnya.

Peran pemuda, lanjut Mbak Puti, sangat dibutuhkan bangsa Indonesia untuk menorehkan menjadi bangsa yang kuat. “Maka agen perubahan itu, ya para pemuda yang berani. Kalau tidak berani tidak mungkin negara kita Merdeka,” katanya.

“Pemuda itu pandai membaca situasi, dan Bung Karno juga seperti itu. Bung Karno tidak mau negara kita dikuasai negara lain,” tambahnya.

Puti lantas memberikan motivasi kepada pemuda milenial di Jawa Timur yang getol bergerak di bidang wirausaha. Ia mencontohkan, anak keduanya, Rakyan Danu Syahandra Kameron, yang masih duduk di bangku SMA kelas XII ini telah menggeluti bisnis yang disukainya.

“Adik-adik disini punya kesempatan untuk berubah. Anak saya yang laki itu sejak kecil suka mobil, dan sekarang dia jual pengkilap ban. Hasilnya ternyata lumayan. Peluang itu harus dicari dan harus diambil,” ajaknya kepada mahasiswa.

Dalam diskusi tersebut, Rektor UMM Drs Fauzan minta pada anak pemuda yang mayoritas mahasiswa itu menunjukkan hasil karya wirausahanya. Mulai dari pemuda yang membuka usaha di bidang butik, fesyen, cenderamata bahkan kuliner.

Sistem penjualannya dengan memanfaatkan sosial media (sosmed) secara online. Tidak hanya itu, penjualan secara offline juga dilakukan di saat pulang kuliah.

Fauzan juga berpesan kepada para pemuda Jawa Timur untuk menjadi pemuda idealis realistis, memiliki prinsip.

“Yang terpenting itu jangan banyak diskusi, tapi perbanyak aksi. Kalau ingin jual kue langsung jalan, jangan malu, percaya diri saja menawarkan produknya. Itulah ciri jiwa kewirausahaan,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Kader Perempuan PDIP Kediri Ziarah ke Makam Ibunda Soekarno, Teguhkan Semangat Kartini

Kader perempuan PDIP Kediri ziarah ke makam ibunda Soekarno, teguhkan semangat Kartini dan dorong peran perempuan ...
KABAR CABANG

PDIP Bojonegoro Dorong  Raperda Perlidungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menggelar peringatan Hari Kartini ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jombang Siapkan Langkah Mitigasi Hadapi “El Nino Godzilla”

JOMBANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Jombang bersama Fraksi PDI Perjuangan DPRD setempat ...
EKSEKUTIF

Buang Sampah Sembarangan di Surabaya Bakal Disanksi Bersihkan Sungai 3 Hari

Buang sampah sembarangan di Surabaya bakal kena sanksi sosial bersihkan sungai 3 hari, Pemkot perkuat pengawasan ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jember Tanam Umbi-umbian, Antisipasi Krisis Pangan

PDIP Jember tanam komoditas pangan alternatif seperti singkong dan ubi untuk antisipasi krisis pangan dan kurangi ...
KRONIK

Momentum Hari Kartini, Sarinah Banyuwangi Perkuat Gerakan Perempuan Lintas Profesi

BANYUWANGI – Organisasi perempuan Sarinah Banyuwangi menegaskan perannya sebagai motor penggerak pemberdayaan ...