Kamis
16 April 2026 | 10 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Lima Misi Eri Cahyadi Jadikan Surabaya Kota Dunia

pdip-jatim-diskusi-hari-pers-pwi-310321-1

SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, untuk menuju Surabaya menjadi kota dunia yang maju, humanis dan berkelanjutan, dibutuhkan keterlibatan serta gotong-royong warganya.

“Insya Allah tidak ada pemerintahan yang sempurna, bisa sempurna jika masyarakatnya ikut menjadi bagian dalam pembangunan, sehingga kalau ada yang salah bisa diingatkan,” kata Eri dalam ‘Diskusi Hari Pers Nasional 2021, Membangun Surabaya 5 Tahun ke Depan’, Rabu (31/3/2021).

Guna mewujudkan visi tersebut, ada lima misi yang akan dilakukan. Pertama, mewujudkan  perekonomian inklusif untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan pembukaan lapangan kerja baru melalui penguatan  kemandirian ekonomi lokal, kondusifitas iklim investasi , penguatan daya saing Surabaya sebagai pusat penghubung perdagangan dan jasa antar pulau serta internasional.

“Bagaimana gotong royong menuju Surabaya menjadi kota yang perekonomiannya maju. Saat ini mau tidak mau harus kita lakukan, harus bergerak masif, habis-habisan untuk mensejahterakan dulu masyarakat Kota Surabaya,” ujar kader PDI Perjuangan ini.

Kedua adalah membangun sumber daya manusia (SDM) unggul, sehat jasmani dan rohani,  produktif, serta berkarakter melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan dasar lainnya.

Ia mencontohkan, untuk membangun SDM yang unggul, sehat jasmani dan rohani melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan. 

Pihaknya membuat kebijakan mulai 1 April, warga Surabaya yang ingin berobat ke rumah sakit cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) melalui program Pemberlakuan Jaminan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC).

Selanjutnya, misi ketiga adalah memantapkan melalui ketersediaan infrastruktur dan utilitas kota yang  modern berkelas dunia serta berkelanjutan.

Keempat, memantapkan  transformasi birokrasi yang  bersih, dinamis, dan tangkas berbasis digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Ini nanti pelayanan, semua birokrasi di Pemerintah Kota ini kita siapkan semuanya harus melalui elektronik,” ujarnya.

“Semua pelayanan publik di Kota Surabaya ketika ada permasalahan, maka masyarakat berhenti bertanyanya cukup di kelurahan, karena garda terdepannya pemerintah kota ini adalah di kelurahan,” imbuh Eri.

Kemudian kelima adalah menciptakan ketertiban, keamanan, kerukunan sosial, dan kepastian hukum yang  berkeadilan. “Karena bagaimanapun Surabaya ini harus menjadi kota yang toleransi,” tandasnya.

Sekedar informasi, selain Eri Cahyadi, diskusi yang digelar secara daring ini juga menghadirkan Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono dan Wakil Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim sebagai pembicara. (dhani)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...