Ini, Komitmen Sri Untari pada Koperasi MSP Mojokerto

 158 pembaca

MOJOKERTO – Sekretarkis DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sekaligus Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Dr. Sri Untari Bisowarno, berkomitmen untuk membimbing dan membina pembentukan koperasi Mari Sejahterakan Petani (MSP) sampai menjadi koperasi yang besar dan bisa menaungi masyarakat Mojokerto secara ekonomi.

Hal itu disampaikannya seusai memberikan pengarahan pembentukan koperasi pertanian yang masuk di dalam Pusat Pendidikan Pertanian, Peternakan dan Perikanan Terpadu (P5T) yang dibina langsung oleh Ketua Bidang Koperasi dan Peningkatan Kesejahteraan Rakyat DPP PDI Perjuangan, Ir. Mindo Sianipar, di aula Agro Edukasi MSP, Karangdiyeng, Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Minggu (19/12/2021).

“Saya diundang untuk melihat secara langsung Agro Edukasi MSP ini. Lahannya luas sekali dan PDI perjuangan bisa memanfaatkan lahan yang sebenarnya susah untuk dilirik orang lagi karena berdekatan dengan TPA Karangdiyeng ini untuk membangun sebuah pendidikan terpadu terintegrasi. Karena itu, saya siap membimbing dan membina sampai menjadi koperasi yang besar dan mempu menaungi masyarakat Kabupaten Mojokerto secara ekonomi,” ujar Untari.

Menurutnya, dengan adanya Agro Edukasi MSP yang dijalankan oleh kader-kader PDI Perjuangan ini, selain bisa membangkitkan gairah berpolitik bagi masyarakat, juga memberikan image baru bagi partai politik, bahwa tidak selamanya berpolitik itu berbicara suara menjelang pemilu, akan tetapi juga membuat aksi nyata untuk pemberdayaan rakyat.

“Jadi, PDI Perjuangan Jawa Timur, khususnya Mojokerto Raya dibina dan dibantu oleh Ketua DPP Bidang Koperasi memberikan dukungan sepenuhnya pada teman-teman DPC Kabupaten dan Kota Mojokerto untuk satu kesatuan membuat ini menjadi sesuatu yang sifatnya berpartai itu kece; keren dan cakep. Tidak hanya bicara tentang suara, tapi berpartai juga bicara tentang pemberdayaan rakyat,” terangnya.

Usai memberikan arahan pada anggota Agro Edukasi MSP dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten dan Kota Mojokerto, Ketua Fraksi PDI perjuangan Jawa timur itu menyempatkan melihat-lihat progres pembangunan P5T yang berdiri di atas tanah seluas 22 hektar itu.

Mulai dari melihat budidaya lele yang sudah berjalan, budidaya maggot, peternakan sapi, dan peternakan lainnya. Untari juga menegaskan kebanggaannya, karena kader-kader PDI Perjuangan mampu mengolah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah ini menjadi tempat yang memberikan dampak ekonomi besar pada masyarakat Mojokerto, terutama masyarakat sekitar TPA Karangdiyeng.

“PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto dalam pembinaan Ketua DPP, Mindo Sianipar, bisa memanfaatkan sebagian lahan ini untuk kepentingan kita, membangun sebuah pertanian terpadu dan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat,” tutup Untari. (arul/set)