Sabtu
01 Agustus 2026 | 7 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Ajakan Bupati Mas Ipin dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila

pdip-jatim-240602-masipin

TRENGGALEK – Membacakan kembali pidato Bung Karno dalam peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengajak masyarakat Trenggalek untuk saling bertenggang rasa.

Juga bertoleransi, menghargai perbedaan, menghargai satu sama lain seperti halnya prinsip berbangsa yang disampaikan Bung Karno dalam pidatonya.

Bupati yang akrab dipanggil Mas Ipin itu memilih membacakan kembali sambutan Bung Karno meskipun itu memakan waktu sedikit lebih lama.

Membacakan lagi karena Mas Ipin ingin mengingatkan kembali prinsip berbangsa pada waktu Bung Karno sehingga lahirlah 5 prinsip yang menjadi dasar Pancasila saat ini.

“Tadi kita membacakan kembali pidato Bung Karno 1 Juni. Beberapa cuplikan, salah satunya yang mengingatkan kita sebagai sebuah bangsa itu bahwa ada satunya persamaan nasib,” kata kepala daerah muda itu, dikutip dari laman FB Prokopim Pemkab Trenggalek, Sabtu (1/6/2024).

Nasional tidak hanya persatuan atau kesamaan nasib, tetapi juga bersatunya manusia-manusia yang di dalamnya dengan tanah airnya, dengan bumi yang dipijaknya.

“Jadi, semoga di Trenggalek kita bisa saling bertenggang rasa, bertoleransi, menghargai perbedaan, menghargai satu sama lain sehingga kita bisa hidup nyaman damai di Indonesia tercinta ini,” tuturnya.

Lebih lanjut Mas Ipin menyampaikan, Bung Karno telah menyampaikan 4 prinsip dasar negara. Yakni, 1. Kebangsaan Indonesia; 2. Internasionalisme atau perikemanusiaan; 3. Mufakat atau demokrasi; 4. Kesejahteraan sosial.

Prinsip yang kelima hendaknya menyusun Indonesia merdeka dengan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Prinsip Ketuhanan, paparnya, bukan saja bangsa Indonesia bertuhan, tetapi masing-masing orang Indonesia hendaknya bertuhan, tuhannya sendiri.

Yang Kristen menyembah Tuhan menurut petunjuk Isa al Masih, yang Islam bertuhan menurut petunjuk Nabi Muhammad SAW, orang Buddha menjalankan ibadatnya menurut kitab-kitab yang ada padanya.

“Tetapi marilah kita semuanya bertuhan. Hendaknya negara Indonesia ialah negara yang tiap-tiap orangnya dapat menyembah Tuhannya dengan cara yang leluasa,” tandas Wakil Ketua Apkasi itu. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kejhung Mulai Hilang dari Desa, DPRD Jember Dorong Revitalisasi Budaya Madura

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, mendorong pelestarian seni kejhung sebagai bagian dari ...
LEGISLATIF

Zulham Kawal Temuan Kerusakan Stadion Kanjuruhan hingga Kementerian PU

MALANG – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok, memastikan akan mengawal temuan kerusakan ...
LEGISLATIF

Warga Ginuk Magetan Gotong Royong Perbaiki Jalan, Rita Haryati Sawer 27 Drum Aspal

MAGETAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Magetan, Rita Haryati turut kerja bakti dan membaur bersama ...
LEGISLATIF

DPRD Minta Pemkab Jember Tak Tergesa Berutang Rp786 Miliar

JEMBER – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember, Widarto, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tidak ...
LEGISLATIF

Anas Karno Minta Camat hingga RT/RW Perkuat Deteksi Dini Cegah Konflik Sosial

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno meminta camat, lurah, RT, dan RW memperkuat deteksi dini untuk ...
EKSEKUTIF

Rijanto Minta Sertipikat Program PPTPKH Dimanfaatkan untuk Kembangkan Usaha dan Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Bupati Blitar Rijanto meminta masyarakat memanfaatkan sertipikat tanah Program PPTPKH sebagai modal mengembangkan ...