Selasa
03 November 2026 | 8 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ingin Produksi Tembakau di Indonesia Meningkat, Ganjar: Saya Pembela Petani Tembakau

PDIP-Jatim-Ganjar-Pranowo-20122023

YOGYAKARTA – Calon Presiden (capres) Ganjar Pranowo ingin pemerintah ke depan mampu meningkatkan kualitas dan suplai tembakau asli Indonesia. Hal itu disampaikannya saat berkunjung ke PT HM Sampoerna Bantul, Yogyakarta, Selasa (19/12/2023).

Capres 2024 nomor urut 03 itu mengatakan, produksi tembakau secara nasional saat ini mengalami penurunan. Untuk itu, pemerintah ke depan perlu mendorong peningkatan, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

“Kalau kita bicara industri rokok tidak mudah. Hulumya produksi tembakau kita secara nasional semakin menurun, tapi kebutuhan meningkat dan akhirnya dengan cara import. Maka, terhadap petani tembakau sendiri mesti mendapatkan proteksi,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah harus mampu menjadi jembatan bagi petani dan perusahaan rokok agar terjalin kerja sama yang saling menguntungkan. “Maka saya sampaikan relasi antara petani tembakau dan pabrikan menjadi penting karena ini salah satu kerja sama saling menguntungkan,” lanjutnya.

Ganjar menegaskan, sejak kali pertama menjabat Gubernur Jawa Tengah pada 2013, dia sudah memperjuangkan nasib petani tembakau. “2013 saya menjadi Gubernur, saya sampaikan secara internasional politik rokok dan tembakau makin hari makin tarik ulur antarkepentingan. Maka kalau kejar dari suplai saja, wong tembakau kita kurang mengapa kita gantikan ke tanaman yang lain?” ucapnya.

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, pemerintah justru harus menangkap peluang dengan meningkatkan produksi tembakau berkualitas. Misalnya, di Temanggung ada tembakau jenis srintil yang mendunia.

“Saya akan dorong itu. Sehingga kita bisa berdikari dalam suplai industri. Sebenarnya politik dagang yang luar biasa dan kita mesti menyiapkan strategi yang jauh lebih baik pada soal itu. Faktanya di area-area Indonesia tembakau kita hebat. Di daerah Temanggung itu ada yang bagus dan harganya bisa jutaan dan itu potensi yang tidak bisa dimatikan,” tuturnya.

Capres yang berpasangan dengan Mahfud MD itu menegaskan bahwa dirinya adalah pembela petani tembakau. “Soal cukai naik, jangan terlalu ekstrem dan harus ada kontrol. Jangan sampai merugikan petani. Dan saya pembela petani tembakau,” tandasnya.

Seperti diketahui, meski Ganjar bukan seorang perokok, namun ia selalu memperjuangkan kesejahteraan para petani tembakau di Jawa Tengah. Bahkan, Ganjar pernah dianugerahi gelar “Senopati Tembakau” oleh para petani tembakau di Temanggung sebagai bentuk pengakuan atas perjuangannya dalam membantu petani tembakau. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Warga Tanpa Identitas Luput dari Bansos, Widarto Sebut Kemiskinan Bukan Sekadar Angka Statistik

JEMBER – Penurunan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember sekitar 15 ribu orang dalam setahun terakhir belum ...
EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...