Rabu
13 Mei 2026 | 10 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Indah Kurnia Beri Bantuan Mobil Ambulans Kepada Warga Tropodo

pdip-jatim-indah-kurnia-300123-ambulans-1

SIDOARJO – Anggota Komisi XI DPR RI, Indah Kurnia memberikan bantuan 1 unit mobil ambulans kepada warga Desa Tropodo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

“Ambulans ini gratis nggih, jangan ada pungutan biaya apapun. Agar masyarakat yang membutuhkan bisa segera mendapatkan pertolongan. Sekali lagi ini gratis. Tolong nantinya jangan ada yang dimintai uang sepeserpun, ya,” pesan Indah Kurnia.

Penyerahan bantuan mobil ambulans dilaksanakan dalam acara penyuluhan terkait investasi dan pinjaman online di desa tersebut, Minggu (29/1/2023) pagi. Acara juga dibarengi dengan jalan santai serta bazar usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)  

Jalan sehat diikuti ribuan warga. Peserta pun “menyerbu” Stan-stan milik UMKM setempat selepas garis finish.

Penyuluhan ihwal investasi dan pinjaman online dipadu dengan jalan sehat dan bazar UMKM kerap dilakukan Indah Kurnia bersama pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tujuannya agar masyarakat lebih berhati-hati dan pintar dalam pengelolaan keuangan rumah tangga. Dan, mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap investasi bodong atau pinjol ilegal.

“Karena pengelolaan keuangan rumah tangga adalah simulasi kecil dari pengelolaan keuangan negara juga. Jadi bagaimana kita harus hemat dalam pengeluaran dan income yang sebanyak-banyaknya,” ujar Indah.

Baca juga: Indah Kurnia dan OJK Gelar Jalan Santai Sembari Sosialisasi Hal Investasi dan Pinjol, Acara Diikuti Ribuan Warga

Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan itu lantas menjelaskan bagaimana alur keuangan dalam sebuah rumah tangga.

“Rumah tangga itu, pertama kawin modalnya cinta. Lama-lama akan perhitungan, terutama masalah kebutuhan. Oleh karena itu dibutuhkan kebijaksanaan dalam pengelolaan kebutuhan,” lanjutnya.

Akhir-akhir ini, lanjut dia, banyak informasi yang tidak sehat beredar melalui media sosial, khususnya mengenai investasi bodong dan pinjaman online ilegal.

“Jangan mau ditawari iming-iming sesuatu yang tidak rasional oleh pihak siapapun. Investasi yang tidak rasional, lanjut Indah,” kata Indah Kurnia mengingatkan.

Teknis penyuluhan menghindari jerat investasi bodong dan pinjol illegal disampaikan oleh narasumber dari Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen Kantor Regional 4 OJK, Boediono dan Catur. Masyarakat diimbau untuk memili lembaga investasi dan pinjol yang illegal.

Pihak OJK meminta masyarakat tuntuk tidak segan melaporkan kepada pihaknya  jika mendapati pinjaman online yang ilegal dan merugikan. Caranya, dengan mengetik nama aplikasi investasi atau pinjol dan dikirimkan ke nomor Whatsapp 081157157157. (ian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sensus Ekonomi 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Memberikan Data yang Benar dan Jujur

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh Badan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Minta Pengawasan Daycare Diperketat usai Kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta

Novita Hardini meminta pengawasan daycare diperketat usai kasus dugaan kekerasan anak di Yogyakarta menjadi sorotan ...
KABAR CABANG

Perkuat Narasi Digital, DPC Ngawi Gembleng Kader Muda Kelola Media Sosial

NGAWI – Dinamika era digital telah mengubah perilaku publik secara fundamental, mulai dari cara mengakses informasi ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Jangan Sampai Indonesia Jadi Basis Judi Online Internasional

Puan Maharani mengingatkan pentingnya antisipasi agar Indonesia tidak menjadi basis operasional judi online ...
SEMENTARA ITU...

Dari Anak Buruh Tani, Hafif Memilih Masuk Politik: “Anak Muda Jangan Cuma Mengeluh dari Kejauhan”

Kisah Hafif Rohmatullah, anak buruh tani asal Jember yang memilih masuk politik lewat PDIP demi memperjuangkan ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Pramuka Harus Cetak Generasi Tangguh dan Berakhlak Mulia

Rijanto menegaskan Gerakan Pramuka harus menjadi ruang pembinaan generasi muda yang tangguh, disiplin, dan ...