Kamis
22 Januari 2026 | 2 : 34

Inda Raya Ajak Masyarakat Kumpulkan Puntung Rokok ke Rumdinnya

pdip-jatim-inda-raya-wawali-090321

KOTA MADIUN – Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri mengajak masyarakat Kota Madiun ikut dalam gerakan Guna Olah Limbah (Golimbah). 

Caranya dengan mengumpulkan kemudian menyetorkan limbah filter puntung rokok dan wadah skin care ke rumah dinas (rumdin) Wakil Wali Kota, di Jalan Sumatera No. 20 Kota Madiun. 

“Nantinya, setiap 150 puntung rokok dan 30 wadah bekas yang dikumpulkan, saya akan memberikan kenang-kenangan. Jumlahnya tidak terbatas, berapapun puntung rokok bisa dikumpulkan dan dikirimkan ke rumah. Saat menyerahkan, tinggal menulis data saja di pos jaga,” kata Inda, Selasa (9/3/2021).

Menurutnya, Golimbah ini untuk membantu sebuah komunitas yang ada di Bandung-Jawa Barat, dalam melakukan riset pemanfaatan limbah puntung rokok sebagai bahan baku pembuatan bahan bakar alternatif, berupa minyak tanah dan arang.

Politisi PDI Perjuangan ini memang selalu tertarik dengan sesuatu yang menurutnya berguna bagi masa kelangsungan masa depan bumi. 

“Awalnya, ketika ada kampanye untuk mengumpulkan puntung rokok, saya rasa “nothing too lose” kita bantu, toh sampah puntung rokok kan bisa kita temukan di mana-mana,” jelasnya. 

“Makanya kemarin waktu saya posting di Instagram, saya tag cafe-cafe dan semua teman-teman yang satu frekuensi sama saya. Alhamdulillah tanggapannya sangat luar biasa,” sebut Inda.

Tak hanya limbah filter puntung rokok, menurut Inda Raya, komunitas yang mendanai risetnya secara mandiri ini juga memanfaatkan wadah bekas produk kecantikan. Terkait ini, dia juga sudah mengkomunikasikannya dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Madiun. 

“Gerakan ini membutuhkan sekitar 10 juta puntung rokok dan wadah bekas. Untuk pengumpulan puntung rokok dan wadah bekas bisa dilakukan sampai 1 April 2021,” terangnya. 

Sampah plastik memang masih menjadi masalah di Indonesia. Apalagi saat pandemi seperti sekarang ini, pola belanja masyarakat berubah, yakni dengan belanja dari rumah menggunakan aplikasi belanja online, praktis masalah sampah menjadi semakin tak terselesaikan.

Saat banyaknya kampanye bebas plastik, masyarakat berlomba-lomba berhenti menggunakan sedotan plastik. Namun, imbuh Inda, jarang terdengar perlakuan yang sama tentang sampah plastik yang lain, yaitu puntung atau filter rokok.

Padahal, dikutip dari nationalgeographic.grid.id benda ini merupakan barang yang paling banyak mengotori planet Bumi. Setidaknya dua pertiga dari total 5,6 triliun batang rokok atau 4,5 triliun puntung rokok yang dihisap setiap tahun dibuang sembarangan. (ant)

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Peringatan Isra Mi’raj, Bupati Lukman Ajak ASN Perkuat Iman dan Tingkatkan Pelayanan

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dengan ...
KRONIK

Hosnan PDIP Kritik Wacana Pilkada Lewat DPRD, Nilai Tak Sejalan dengan Demokrasi

SUMENEP – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Hosnan, menilai wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) ...
KRONIK

Program RTLH Harus Berdampak pada Peningkatan Kualiatas Hidup Masyarakat Sumenep

SUMENEP – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyerahkan secara simbolis bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak ...
LEGISLATIF

DPC dan Fraksi PDIP DPRD Surabaya Gelar Rakor, Buleks: Satukan Garis Perjuangan

SURABAYA – Mengawali tahun 2026, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya menggelar rapat koordinasi (rakor) ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Perda Pembudi Daya Ikan dan Petambak Garam Harus Berpihak pada Rakyat Kecil

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan bahwa Perda tentang Pelindungan dan Pemberdayaan ...
LEGISLATIF

Khamim Tohari Kawal Realisasi Program Rumah Subsidi bagi MBR Kota Batu

BATU – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu, Khamim Tohari siap mengawal realisasi program rumah subsidi ...