Selasa
11 Agustus 2026 | 3 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ina Ammania Dorong Penguatan Pendidikan Pesantren di Era Digital

pdip-jatim-251009-ina-ammania-2

BONDOWOSO – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, menegaskan pentingnya penguatan pendidikan pesantren agar mampu beradaptasi dengan tantangan zaman, terutama di era digital saat ini.

Hal itu disampaikannya dalam acara bertajuk Ngopi (Ngobrol Pendidikan Agama Islam) yang digelar di salah satu hotel di Bondowoso, Rabu (8/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri para pengasuh pesantren, santri, serta akademisi, termasuk Rektor UIN KHAS Jember Dr. Hepni, S.Ag., M.M, yang turut memberikan pandangan mengenai sinergi antara dunia akademik dan pendidikan pesantren.

Dalam sambutannya, Ina Ammania menyampaikan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya berilmu agama, tetapi juga memiliki kompetensi teknologi dan semangat kebangsaan.

“Pesantren adalah benteng moral bangsa. Namun di era modern ini, santri juga harus melek teknologi agar bisa bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan,” ujar Ina Ammania.

Politisi PDI Perjuangan yang sudah empat kali menjadi anggota DPR itu juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan peningkatan mutu pendidikan pesantren di parlemen.

Pesantren, sebutnya, tidak boleh tertinggal di tengah derasnya arus digitalisasi. Menurutnya, santri harus dibekali kemampuan literasi digital agar bisa menjadi pelopor kebaikan di dunia maya.

“Kami di DPR RI berkomitmen mendorong peningkatan kualitas pendidikan pesantren, baik melalui dukungan regulasi maupun program pemberdayaan,” jelasnua.

Sementara itu, Rektor UIN KHAS Jember Dr. Hepni, S.Ag., M.M.menyampaikan bahwa kolaborasi antara pesantren dan perguruan tinggi merupakan langkah penting dalam membangun ekosistem pendidikan Islam yang kuat dan berkemajuan.

“Pesantren memiliki kekuatan moral dan spiritual, sementara perguruan tinggi memiliki kekuatan akademik. Jika keduanya bersinergi, maka akan lahir generasi santri yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ungkapnya.

Kegiatan Ngopi Pendidikan Agama Islam ini juga menjadi ajang dialog terbuka antara pengasuh pesantren dan pemerintah. Para peserta menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari kebutuhan peningkatan kapasitas guru agama, hingga penguatan kurikulum pesantren berbasis digital. (art/*/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...
KRONIK

Apresiasi Kegiatan Rejotangan Fun Trail Run, Erma Susanti: Pengungkit Wisata Desa

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengapresiasi dan mendukung ...