Jumat
25 September 2026 | 5 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ina Ammania Dorong Penguatan Pendidikan Pesantren di Era Digital

pdip-jatim-251009-ina-ammania-2

BONDOWOSO – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, menegaskan pentingnya penguatan pendidikan pesantren agar mampu beradaptasi dengan tantangan zaman, terutama di era digital saat ini.

Hal itu disampaikannya dalam acara bertajuk Ngopi (Ngobrol Pendidikan Agama Islam) yang digelar di salah satu hotel di Bondowoso, Rabu (8/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri para pengasuh pesantren, santri, serta akademisi, termasuk Rektor UIN KHAS Jember Dr. Hepni, S.Ag., M.M, yang turut memberikan pandangan mengenai sinergi antara dunia akademik dan pendidikan pesantren.

Dalam sambutannya, Ina Ammania menyampaikan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya berilmu agama, tetapi juga memiliki kompetensi teknologi dan semangat kebangsaan.

“Pesantren adalah benteng moral bangsa. Namun di era modern ini, santri juga harus melek teknologi agar bisa bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan,” ujar Ina Ammania.

Politisi PDI Perjuangan yang sudah empat kali menjadi anggota DPR itu juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan peningkatan mutu pendidikan pesantren di parlemen.

Pesantren, sebutnya, tidak boleh tertinggal di tengah derasnya arus digitalisasi. Menurutnya, santri harus dibekali kemampuan literasi digital agar bisa menjadi pelopor kebaikan di dunia maya.

“Kami di DPR RI berkomitmen mendorong peningkatan kualitas pendidikan pesantren, baik melalui dukungan regulasi maupun program pemberdayaan,” jelasnua.

Sementara itu, Rektor UIN KHAS Jember Dr. Hepni, S.Ag., M.M.menyampaikan bahwa kolaborasi antara pesantren dan perguruan tinggi merupakan langkah penting dalam membangun ekosistem pendidikan Islam yang kuat dan berkemajuan.

“Pesantren memiliki kekuatan moral dan spiritual, sementara perguruan tinggi memiliki kekuatan akademik. Jika keduanya bersinergi, maka akan lahir generasi santri yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ungkapnya.

Kegiatan Ngopi Pendidikan Agama Islam ini juga menjadi ajang dialog terbuka antara pengasuh pesantren dan pemerintah. Para peserta menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari kebutuhan peningkatan kapasitas guru agama, hingga penguatan kurikulum pesantren berbasis digital. (art/*/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...
LEGISLATIF

Banggar DPRD Magetan Alihkan Dana Beli Mobil PKK Rp 498,8 Juta untuk Proyek Jalan Bendo–Belotan

MAGETAN – Rencana Pemerintah Kabupaten Magetan untuk membelikan kendaraan dinas baru bagi Tim Penggerak ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Siapkan Sumur Bor Tenaga Surya untuk Atasi Krisis Air Petani Blitar

BLITAR – Krisis air akibat kemarau panjang menjadi keluhan utama petani di wilayah barat Kabupaten Blitar. ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Sidak Pasar Bandar dan Pahing, Cari Jalan Keluar Polemik Pedagang

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid bersama sejumlah anggota dewan melakukan inspeksi mendadak ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kota Pasuruan Setujui P-APBD 2026 dengan Catatan

KOTA PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pasuruan secara resmi menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan ...